SALATIGA — Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menyambut langsung delegasi Pra-Rapat Koordinasi Komisariat Wilayah III APEKSI dalam gala dinner di salah satu hotel di kota tersebut, Senin malam. Kegiatan ini menjadi pertemuan perdana di bawah kepemimpinan Ketua Komwil III yang baru, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
Dalam sambutannya, Farhan mengungkapkan alasan memilih Salatiga sebagai lokasi pertama. Selain memiliki nilai historis dan kedekatan antardaerah, pertimbangan efisiensi anggaran menjadi faktor utama di tengah tekanan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah.
Forum pra-rakor ini memfokuskan pembahasan pada tiga tantangan perkotaan yang dinilai paling mendesak. Pertama, pengelolaan sampah yang belum tuntas di sebagian besar kota anggota. Kedua, ketahanan pangan di wilayah perkotaan yang masih bergantung pada pasokan dari luar daerah maupun impor. Ketiga, sinkronisasi kebijakan perimbangan keuangan antara pusat dan daerah.
“Mulai dari pengelolaan sampah, ketahanan pangan, sampai sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah menjadi tantangan yang harus diselesaikan bersama,” ujar Muhammad Farhan dalam sambutannya.
Ini bukan kali pertama Salatiga menjadi tuan rumah agenda APEKSI. Sebelumnya, kota berpenduduk sekitar 200 ribu jiwa ini juga menjadi lokasi kegiatan serupa pada 2018 dan 2022. Wali Kota Robby Hernawan memperkenalkan Salatiga sebagai kota dengan harmoni sosial dan keberagaman yang kuat, serta kembali mempertahankan predikat Kota Tertoleran nomor satu di Indonesia.
“Selamat datang di Kota Salatiga. Semoga selama berada di sini, panjenengan dapat menikmati suasana kota, kuliner khas, keramahan masyarakat, dan membawa pulang kesan baik dari kota kami,” kata Robby.
Hasil pembahasan dalam forum ini akan menjadi bahan konsolidasi bagi 25 kota anggota Komwil III APEKSI. Selanjutnya, rekomendasi yang dihasilkan akan dibawa ke Rapat Koordinasi Nasional APEKSI yang dijadwalkan berlangsung di Medan. Sebelum itu, Rakorwil III akan digelar kembali di Salatiga pada Juli mendatang untuk merumuskan hasil diskusi secara lebih teknis.
Robby berharap forum ini mampu melahirkan rekomendasi strategis untuk memperkuat pemerintahan kota yang responsif, kolaboratif, dan berpihak kepada masyarakat. “Hasil forum juga akan dirumuskan lebih lanjut dalam Rakorwil III yang dijadwalkan berlangsung di Salatiga pada Juli mendatang,” ucapnya.
Komwil III APEKSI sendiri menaungi kota-kota di Pulau Jawa yang memberi kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Karena itu, Farhan menekankan, pemerintah kota dituntut adaptif menghadapi persoalan perkotaan yang semakin kompleks.