Bupati Tegal Resmikan Jembatan Kalierang Balapulang yang Sempat Terkendala Banjir dan Kesalahan Teknis, Anggaran Rp 6 Miliar

Penulis: Andi Pratama  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 21:46:01 WIB
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman meresmikan Jembatan Kalierang di Balapulang yang selesai setelah menghadapi kendala banjir dan teknis.

SLAWI — Pemerintah Kabupaten Tegal akhirnya menuntaskan pembangunan Jembatan Kalierang di Desa Cilongok, Kecamatan Balapulang, setelah proyek tersebut mengalami keterlambatan karena faktor alam dan teknis. Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyampaikan rasa syukur atas rampungnya infrastruktur yang menjadi akses utama warga dari Kecamatan Balapulang, Bojong, dan Jatinegara.

"Keterlambatan pembangunan Jembatan Kalierang ini sudah teratasi dan selesai. Kami turut senang karena jembatan ini sangat dinantikan oleh masyarakat," ujar Ischak usai membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SD dan SMP di GOR Indoor Tri Sanja Slawi, Selasa (9/6/2026).

Anggaran Rp 6 Miliar dari Dua Tahap

Proyek ini dibiayai melalui dua tahap anggaran. Tahap pertama pada 2024 sebesar Rp 3 miliar khusus untuk pengadaan kerangka jembatan. Pembangunan fisik dimulai pada 27 Juni 2025 dengan kontrak Rp 2,958 miliar dari pagu Rp 3 miliar.

Target awal penyelesaian adalah 23 November 2025 dengan masa pemeliharaan 180 hari. Namun, pengerjaan molor akibat banjir yang beberapa kali merendam lokasi proyek, sehingga pemasangan perancah atau penyangga konstruksi harus diulang.

Kesalahan Aplikator Jadi Kendala Teknis

Selain banjir, keterlambatan juga dipicu kesalahan teknis pada tahap awal pemasangan komponen jembatan. Tenaga aplikator dinilai melakukan kesalahan sehingga hasil pemasangan tidak sesuai spesifikasi.

"Memang pada tahun 2025 terjadi keterlambatan, sehingga diperpanjang. Penyedia jasa tetap berkomitmen menyelesaikan. Karena kalau tidak diselesaikan, yang dirugikan masyarakat, karena jembatan ini akses penting," imbuh Ischak.

Tasyakuran Warga di Malam Hari

Sebagai bentuk syukur, warga dan pemerintah daerah menggelar acara tasyakuran di lokasi jembatan pada Selasa malam. "Alhamdulillah, tasyakuran dilaksanakan nanti malam sekitar pukul 19.30," tutur Bupati.

Dengan rampungnya jembatan ini, warga di tiga kecamatan tidak lagi harus memutar jauh untuk menjangkau pusat kecamatan maupun fasilitas publik seperti pasar dan layanan kesehatan. Pemerintah daerah memastikan masa pemeliharaan akan berjalan sesuai kontrak untuk menjamin kualitas konstruksi.

Reporter: Andi Pratama
Back to top