Gubernur Ahmad Luthfi Perintahkan Satgas MBG Jateng Cari Solusi Harga Telur Anjlok Akibat Surplus Produksi

Penulis: Deni Kurniawan  •  Kamis, 11 Juni 2026 | 03:52:01 WIB
Gubernur Ahmad Luthfi perintahkan Satgas MBG Jateng cari solusi atas surplus produksi telur.

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memerintahkan Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Jawa Tengah segera mencari solusi atas surplus produksi telur yang menyebabkan harga di tingkat peternak anjlok. Instruksi ini disampaikan Luthfi di Semarang, Rabu (10/6/2026), setelah menerima audiensi Koperasi Peternak Unggas Sejahtera (KPUS) yang mengeluhkan rendahnya harga jual akibat kelebihan pasokan dan minimnya daya serap pasar.

MBG Diminta Serap Telur Peternak Lokal

Ahmad Luthfi meminta Satgas MBG Provinsi Jawa Tengah segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk meningkatkan penyerapan telur lokal. Langkah ini dinilai strategis karena program MBG yang menyasar jutaan siswa di Jateng membutuhkan pasokan protein hewani dalam jumlah besar.

“Hari Jumat langsung lakukan koordinasi. MBG kita harus bisa menyerap tenaga kerja, bahan pokok penting, dan tepat sasaran. Ini berkaitan dengan inflasi juga soalnya,” kata Luthfi saat menerima perwakilan peternak unggas.

Harga di Bawah HAP, Peternak Tertekan

Menurut Luthfi, surplus produksi telur yang terjadi saat ini telah berdampak pada rendahnya harga jual di tingkat peternak. Kondisi itu membuat harga telur terus berada di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP), sehingga peternak merugi.

Persoalan tersebut juga sempat disinggung Luthfi dalam Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Temu Bisnis yang digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang. Ia menegaskan kebijakan yang diambil harus mampu memberikan manfaat bagi peternak sekaligus masyarakat sebagai konsumen.

Dua Dinas Disiapkan Ambil Langkah Konkret

Selain mengoptimalkan Satgas MBG, Gubernur juga meminta Dinas Ketahanan Pangan serta Dinas Koperasi dan UMKM menyiapkan langkah-langkah konkret untuk mengatasi persoalan surplus telur. Instruksi itu mencakup pemastian ketersediaan pasokan pakan ternak yang selama ini menjadi salah satu faktor fluktuasi harga.

Stabilitas Harga dan Inflasi Jadi Target

Luthfi menekankan bahwa intervensi pemerintah bersama berbagai pemangku kepentingan diperlukan agar harga telur tidak terus berada di bawah HAP. Penguatan penyerapan telur melalui Program MBG, menurutnya, dapat menjadi salah satu solusi untuk menjaga keseimbangan antara produksi dan kebutuhan pasar.

“Telur kita harus bisa dinikmati oleh masyarakat, petaninya juga harus dapat untung, serta bisa membuat masyarakat kita lebih sejahtera,” kata dia.

Langkah ini juga dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga dan inflasi daerah. Sebab, fluktuasi harga telur kerap menjadi salah satu penyumbang inflasi di Jawa Tengah.

Reporter: Deni Kurniawan
Back to top