Boyolali Night Carnival 2026 Diguyur Hujan Deras, Ribuan Warga Tetap Bertahan hingga Peserta Selesai

Penulis: Deni Kurniawan  •  Senin, 15 Juni 2026 | 21:03:01 WIB
Hujan deras tidak menghalangi antusiasme ribuan warga menyaksikan Boyolali Night Carnival 2026.

BOYOLALI — Boyolali Night Carnival (BNC) 2026 berlangsung di tengah cuaca ekstrem. Hujan deras yang mengguyur sejak awal pawai tidak menyurutkan semangat peserta maupun penonton. Warga yang berdiri di sisi jalan tetap setia menyaksikan iring-iringan kendaraan hias dan atraksi dari 22 kecamatan.

Bupati Boyolali Agus Irawan secara resmi memberangkatkan karnaval dari Halaman Rumah Dinas Bupati, Sabtu (13/6/2026) malam. Ia didampingi Wakil Bupati Dwi Fajar Nirwana, Ketua TP PKK Kabupaten Boyolali Dita Agus Irawan, jajaran Forkopimda, Sekda M. Syawalludin, serta seluruh kepala OPD di lingkungan Pemkab Boyolali.

Atraksi 22 Kecamatan: Dari Reog hingga Parade Batik

Setiap kecamatan menampilkan pertunjukan khas daerah masing-masing. Kecamatan Juwangi menjadi peserta pertama yang melintas, disusul 21 kecamatan lainnya. Berbagai atraksi seperti tari-tarian, reog, barongan, kuda lumping, drama teatrikal, hingga parade busana batik karnaval ditampilkan di sepanjang rute menuju Simpang Siaga Boyolali.

Kendati hujan deras, para peserta tetap menampilkan pertunjukan terbaik. Suasana haru mewarnai jalannya karnaval ketika peserta tetap menari dan memainkan alat musik tradisional tanpa berteduh. Setelah beberapa kecamatan menyelesaikan penampilannya, hujan akhirnya reda, membuat suasana semakin meriah.

Bupati: Karnaval untuk Warisan Budaya ke Generasi Mendatang

Dalam sambutannya, Bupati Agus mengapresiasi seluruh camat yang telah mengirimkan peserta dengan penampilan seni dan budaya khas daerah. Ia menegaskan bahwa BNC menjadi salah satu upaya melestarikan budaya daerah kepada generasi mendatang.

“Semoga kegiatan ini akan banyak membawa berkah bagi kita semuanya, tentunya juga untuk menjaga kebudayaan yang ada di Kabupaten Boyolali, dan nantinya akan kita wariskan kepada anak cucu kita,” ujar Bupati Agus.

Rangkaian Acara: Petasan Tanda Dimulainya Karnaval

Rangkaian acara diawali dengan penyerahan Kekancingan dari Bupati kepada Duta Wisata Kabupaten Boyolali. Bupati kemudian menyalakan petasan sebagai tanda dimulainya karnaval. Barisan peserta diawali mobil patroli Polres Boyolali, drumband Korsik Satpol PP, dan pasukan Paskibraka yang membawa bendera Merah Putih.

Setelah rombongan duta wisata, Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, Sekda, dan para kepala OPD melintas, giliran 22 kecamatan menunjukkan atraksi mereka. Usai pertunjukan, masing-masing peserta menyerahkan cinderamata kepada Bupati sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan.

Warga Luar Daerah Ikut Menyaksikan, Dapat Hadiah dari Bupati

Boyolali Night Carnival tahun ini juga menarik perhatian warga dari luar daerah. Salah satunya Arya, warga Desa Sruwen, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, yang turut menyaksikan jalannya karnaval. Kehadiran Arya mendapat perhatian khusus dari Bupati Agus yang kemudian memberikan hadiah kepada anak tersebut.

Antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya bahu jalan di sepanjang rute karnaval. Warga tetap bertahan menyaksikan jalannya acara meski hujan deras sempat mengguyur kawasan Boyolali hingga beberapa kecamatan selesai tampil.

Reporter: Deni Kurniawan
Sumber: lingkarjateng.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top