SEMARANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Tengah memperingatkan potensi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah daerah di provinsi ini pada pagi hari, Selasa (23/6/2026). Dalam rilis terbaru pukul 04.00 WIB, BMKG menyebutkan hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi terjadi mulai pukul 04.10 WIB.
Beberapa kecamatan menjadi prioritas kewaspadaan karena diperkirakan mengalami cuaca ekstrem lebih awal. Di Kabupaten Pati, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kecamatan Cluwak, Tayu, dan Dukuhseti. Sementara itu, di Kabupaten Kudus, Kecamatan Gebog masuk dalam daftar waspada.
Di Kabupaten Jepara, hujan lebat diprakirakan melanda Kecamatan Batealit, Bangsri, Keling, Kembang, Pakis Aji, dan Donorojo. Kabupaten Semarang juga tidak luput, dengan wilayah Bergas, Ungaran Barat, Ungaran Timur, dan Bandungan yang diminta waspada.
Di Kabupaten Kendal, masyarakat di Kecamatan Limbangan dan Boja diingatkan akan kemungkinan hujan yang disertai kilat dan angin kencang. Sementara di Kota Semarang, wilayah Banyumanik dan Gunungpati menjadi titik awal potensi cuaca ekstrem pada pagi hari.
BMKG memperkirakan kondisi ini tidak berhenti di wilayah awal. Cuaca ekstrem diprakirakan meluas ke berbagai daerah lain di Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Rembang, Demak, Temanggung, serta sejumlah kecamatan di Kabupaten Kendal, Kudus, dan Jepara.
Khusus untuk Kota Semarang, wilayah yang berpeluang terdampak meluas mencakup Semarang Tengah, Semarang Utara, Semarang Timur, Gayamsari, Pedurungan, Semarang Selatan, Candisari, Gajahmungkur, Tembalang, Semarang Barat, Mijen, Ngaliyan, dan Tugu. Total, puluhan kecamatan di Jawa Tengah masuk dalam zona waspada.
BMKG mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah maupun ketika berkendara. Hujan deras dan angin kencang berpotensi menyebabkan genangan air di sejumlah titik, pohon tumbang, hingga gangguan perjalanan.
Masyarakat disarankan untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG guna memperoleh pembaruan kondisi atmosfer yang dapat berubah sewaktu-waktu. Peringatan dini ini berlaku hingga pukul 07.00 WIB, namun warga diimbau tetap waspada jika terjadi perubahan cuaca mendadak. (01)