JAWA TENGAH — Pencari kerja di Kabupaten Magelang kini punya kesempatan emas. Disperinnaker Pemkab Magelang menggelar Job Fair 2026 di Pendopo Lapangan Drh Soepadi, menyediakan ribuan posisi dari berbagai sektor industri. Acara ini dirancang sebagai jembatan langsung antara pencari kerja dan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja baru.
Kepala Bidang Penempatan Kerja dan Transmigrasi Disperinnaker Kabupaten Magelang, Rina S Nasution, menyebut bursa kerja ini diikuti puluhan perusahaan. Total lowongan yang tersedia mencapai 3.717 posisi.
"Job fair ini dilaksanakan dalam rangka fasilitasi saudara-saudara kita, para pencari kerja, untuk bisa bertemu langsung dengan para penyedia lapangan kerja atau perusahaan-perusahaan yang membutuhkan," ujar Rina di Magelang, Selasa (pekan ini).
Salah satu poin penting dalam job fair kali ini adalah sifatnya yang inklusif. Pemerintah daerah memastikan sejumlah lowongan juga terbuka bagi pelamar dari kelompok difabel. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen memperluas akses kerja bagi seluruh warga tanpa diskriminasi.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar seremoni. Pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap perusahaan peserta agar benar-benar menyerap tenaga kerja, bukan hanya mengumpulkan data pelamar.
"Ini sudah kontinu. Tahun kemarin sudah. Kita melakukan seperti ini 4 bulan sekali. Ya, ini sebagai komitmen dari Pemerintah Kabupaten Magelang untuk selalu menyajikan apapun yang dirasa bisa membuat masyarakat Kabupaten Magelang lebih baik," kata Grengseng.
Ia menambahkan, Pemkab sudah menyediakan fasilitas penunjang di lokasi agar proses rekrutmen bisa diselesaikan langsung di tempat. Hal ini untuk memangkas waktu tunggu pelamar dan memastikan perusahaan benar-benar merekrut.
Job Fair Pemkab Magelang 2026 digelar secara offline di Pendopo Lapangan Drh Soepadi. Pencari kerja diimbau datang langsung dengan membawa dokumen lamaran lengkap seperti CV, ijazah, dan transkrip nilai. Informasi lebih lanjut mengenai daftar perusahaan peserta dan posisi yang dibuka dapat diakses melalui kantor Disperinnaker Kabupaten Magelang atau kanal informasi resmi Pemkab Magelang.
Masyarakat Kabupaten Magelang yang sudah siap masuk dunia kerja namun belum mendapatkan kesempatan menjadi target utama. Bupati Grengseng berharap momentum ini dimanfaatkan semaksimal mungkin karena peluang kerja sudah didekatkan langsung ke warga.
Pemerintah daerah memastikan bursa kerja ini bersifat inklusif dengan menyediakan peluang bagi kelompok difabel. Meski begitu, keputusan akhir tetap berada di tangan masing-masing perusahaan sesuai kebutuhan dan kualifikasi yang ditetapkan.
Pemkab Magelang menggelar job fair secara rutin setiap empat bulan sekali. Hal ini merupakan komitmen berkelanjutan untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan warga Kabupaten Magelang.