Pencarian

BMKG Imbau Warga Pesisir Semarang Waspadai Banjir Rob, Cuaca Berawan Tebal Sepanjang Hari

Selasa, 06 Oktober 2026 • 10:31:01 WIB
BMKG Imbau Warga Pesisir Semarang Waspadai Banjir Rob, Cuaca Berawan Tebal Sepanjang Hari
Warga melintasi kawasan pesisir Semarang yang berpotensi terdampak banjir rob.

SEMARANG — Banjir rob berpotensi menerjang kawasan pesisir Semarang seiring fenomena pasang air laut yang diprakirakan BMKG. Imbauan berlaku bagi warga pesisir Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan.

Prakirawan BMKG Bintari menyebut pola perlambatan dan pertemuan angin menjadi pemicu pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah. Meski begitu, cuaca kering masih mendominasi secara umum.

Cuaca Semarang Didominasi Berawan Tebal

Untuk Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, langit Semarang diprakirakan berawan tebal. Kondisi serupa berlaku di Jakarta, Bandung, Surabaya, Denpasar, dan Kupang.

Hujan ringan berpotensi turun di Serang, sementara udara kabur terpantau di Mataram. Tidak ada peringatan hujan lebat khusus untuk wilayah Semarang dalam pembaruan cuaca tersebut.

Sektor Penerbangan dan Pelayaran Diminta Antisipasi Gelombang Tinggi

BMKG mengarahkan imbauan khusus bagi sektor transportasi udara dan maritim. Potensi gelombang tinggi menjadi perhatian utama otoritas pelayaran di perairan sekitar Jawa Tengah.

"Masyarakat pesisir Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan juga diminta mengantisipasi potensi banjir rob akibat fenomena pasang air laut," ujar Bintari.

Warga pesisir Semarang, khususnya di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas dan permukiman sekitar, perlu memantau ketinggian air secara berkala. Rob biasanya menggenangi jalanan dan permukiman saat pasang puncak.

Apa yang Perlu Disiapkan Warga Pesisir

Barang berharga sebaiknya diletakkan di tempat lebih tinggi sebelum pasang air laut mencapai puncak. Warga yang tinggal di kawasan rawan rob dapat menyiapkan jalur evakuasi mandiri.

Pembaruan informasi cuaca BMKG dirilis secara berkala melalui kanal resmi. Masyarakat diminta mengikuti perkembangan terbaru untuk mengantisipasi perubahan kondisi di lapangan.

Follow pantaujateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jateng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks