PLN UPT Semarang Sukses Alirkan Tegangan Perdana Trafo 60 MVA di Gardu Induk Jekulo Kudus

Penulis: Budi Santoso  •  Senin, 18 Mei 2026 | 13:05:59 WIB
PLN UPT Semarang berhasil mengalirkan tegangan perdana trafo 60 MVA di Gardu Induk Jekulo Kudus.

KUDUS — Langkah ini merupakan bagian dari penguatan sistem transmisi di Jawa Tengah. Dengan tambahan kapasitas itu, GI Jekulo kini memiliki cadangan daya yang lebih besar untuk mengantisipasi lonjakan beban listrik, terutama saat musim produksi industri rokok dan tekstil di wilayah tersebut.

Kapasitas Bertambah, Keandalan Sistem Meningkat

Trafo 60 MVA yang baru dioperasikan ini bukan sekadar tambahan unit. Kehadirannya membuat sistem kelistrikan di GI 150 kV Jekulo lebih fleksibel dalam mengatur distribusi beban listrik ke konsumen.

Sebelumnya, gardu induk ini hanya mengandalkan trafo-trafo yang sudah ada. Kini, dengan adanya Bay Trafo 3, risiko pemadaman akibat kelebihan beban atau perawatan unit lain bisa diminimalkan.

Dampak Langsung bagi Pelanggan Industri dan Rumah Tangga

Manfaat dari pengoperasian trafo anyar ini tidak hanya dirasakan pabrik-pabrik besar. Warga di sekitar Kudus, termasuk di kawasan Jekulo dan sekitarnya, turut menikmati pasokan listrik yang lebih stabil.

Pasokan daya tambahan ini memastikan tegangan listrik tetap terjaga meski permintaan sedang tinggi. Ini penting mengingat Kudus merupakan salah satu sentra industri di Pantura Jawa Tengah.

Proses Energize Berjalan Lancar Tanpa Gangguan

PLN memastikan proses pemberian tegangan perdana berlangsung sesuai prosedur. Tidak ada dampak gangguan yang dirasakan pelanggan selama proses energize berlangsung.

Pihak PLN UPT Semarang menyebut, keberhasilan ini merupakan hasil koordinasi teknis yang matang. Seluruh rangkaian pengujian dan penyambungan dilakukan oleh tim pemeliharaan dan operasi yang berpengalaman.

Apa Langkah PLN Selanjutnya?

Setelah trafo berhasil di-energize, PLN akan melanjutkan ke tahap pemantauan kinerja secara berkala. Gardu Induk Jekulo kini masuk dalam daftar GI dengan cadangan daya lebih besar di sistem transmisi 150 kV Jawa Tengah.

Ke depan, operasional trafo 60 MVA ini diharapkan bisa mendukung pertumbuhan beban listrik di kawasan industri Kudus dan sekitarnya tanpa perlu khawatir terjadi defisit daya.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: radarsemarang.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top