JAWA TENGAH — Turnamen sepak bola terbesar di dunia akan bergulir di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada Juni 2026 mendatang. Sebanyak 104 pertandingan akan dimainkan, dan Sutton—seperti biasa—memberikan prediksi skor untuk setiap laga, dimulai dari babak penyisihan grup.
Yang menarik, AI yang musim lalu menjadi juara BBC Premier League Predictions League kini turut ambil bagian. Hasil prediksi mesin ini dihasilkan dari perintah sederhana: "prediksi hasil pertandingan babak pertama Piala Dunia."
Pertandingan pertama Piala Dunia 2026 mempertemukan tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan di Stadion Azteca, Kota Meksiko, Kamis (11/6) pukul 20:00 BST. Sutton, yang akan menjadi komentator di BBC Radio 5 Live, mengakui tidak berekspektasi tinggi terhadap performa tim tuan rumah.
"Meksiko tidak memiliki banyak pemain dari lima liga top Eropa. Mereka terkesan biasa-biasa saja di lini depan," ujar Sutton. Ia menyoroti Raul Jimenez yang baru kembali ke Wolves dari Fulham di usia 35 tahun sebagai andalan utama.
Di kubu lawan, Afrika Selatan juga mayoritas dihuni pemain dari liga domestik. Satu-satunya nama yang bermain di Inggris adalah penyerang Burnley, Lyle Foster. Meski begitu, Sutton tetap memilih Meksiko menang tipis 1-0 berkat faktor kandang. Sementara AI memprediksi skor 2-0 untuk tuan rumah.
Di pertandingan lain Grup A, Korea Selatan akan menghadapi Republik Ceko di Guadalajara, Jumat (12/6) pukul 03:00 BST. Sutton menilai kapten Timnas Korsel, Son Heung-min, yang tampil di Piala Dunia keempatnya, masih menjadi motor utama. Namun, ia juga menyoroti potensi Lee Kang-in dari Paris Saint-Germain.
"Republik Ceko adalah tim pragmatis dan tangguh. Saya bisa melihat mereka membawa pulang satu poin," kata Sutton. Ia memprediksi hasil imbang 1-1, sama dengan tebakan AI.
Kanada akan menjamu Bosnia-Herzegovina di Toronto, Jumat (12/6) pukul 20:00 BST. Tim asuhan Jesse Marsch ini belum pernah memenangkan satu pun pertandingan di putaran final Piala Dunia. Bek kanan Alistair Johnston, yang pulih dari cedera hamstring, disebut Sutton sebagai pemain berpotensi besar.
"Moise Bombito, bek Nice, sepertinya tidak cukup bugar. Jika dia absen, itu kerugian besar," ujar Sutton. Ia memprediksi laga berakhir 1-1. Sementara di laga lain, Sutton yakin Swiss akan mengalahkan Qatar 2-0 di San Francisco.
Brasil hanya finis kelima di kualifikasi Amerika Selatan, namun performa mereka meningkat sejak Carlo Ancelotti mengambil alih. Laga melawan Maroko di New York, Sabtu (13/6) pukul 23:00 BST, diprediksi ketat. Sutton memilih Brasil menang 2-1, sama dengan prediksi AI.
"Maroko akan memberikan perlawanan sengit. Tapi tim asuhan Ancelotti biasanya menemukan cara untuk menang," tegas Sutton. Ia juga menyebut duet Gabriel (Arsenal) dan Marquinhos (PSG) di lini belakang sebagai kekuatan utama Brasil.
Skotlandia, yang berpeluang lolos dari grup untuk pertama kalinya, akan menghadapi Haiti di Boston. Sutton memperingatkan agar tidak meremehkan Haiti yang memiliki pengalaman Premier League dari Jean-Ricner Bellegarde dan Wilson Isidor.