Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kudus Resmikan Sumur Bor di Desa Undaan Lor untuk Atasi Krisis Air Bersih Saat Kemarau

Penulis: Cahyo Wibowo  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 03:27:31 WIB
Kapolres Kudus meresmikan sumur bor di Desa Undaan Lor sebagai upaya atasi krisis air bersih.

KUDUS — Akses terhadap air bersih menjadi persoalan tahunan bagi warga di sejumlah wilayah Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, terutama ketika musim kemarau tiba. Menyikapi hal itu, Polres Kudus meresmikan sumur bor di Komplek Makam Syech Abdullah atau Mbah Gareng sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo menyebut pembangunan sumur ini merupakan wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi momentum evaluasi internal, tetapi juga aksi sosial yang berdampak langsung.

Kapolres: Akses Air Bersih Kebutuhan Dasar yang Harus Diperhatikan Bersama

AKBP Heru Dwi Purnomo mengatakan bahwa ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang memerlukan perhatian dari berbagai pihak. Menurutnya, Polres Kudus berupaya menghadirkan bantuan yang manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang oleh warga.

“Pembangunan sumur ini merupakan bentuk kepedulian Polres Kudus terhadap kebutuhan masyarakat akan ketersediaan air bersih. Kami berharap fasilitas ini dapat membantu memenuhi kebutuhan air sehari-hari, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat,” ujar Kapolres dalam sambutannya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga dan merawat fasilitas sumur bor tersebut agar dapat terus dimanfaatkan oleh generasi mendatang.

Kades Undaan Lor: Bantuan Tepat Sasaran, Terutama Saat Kemarau

Kepala Desa Undaan Lor, Nurul Qomar, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Polres Kudus. Menurutnya, keberadaan sumur bor ini sangat membantu warga yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih, khususnya saat memasuki musim kemarau.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Kudus dan jajaran atas bantuan sumur bor ini. Semoga bisa dimanfaatkan masyarakat dan menjadi solusi kebutuhan air bersih, terutama ketika musim kemarau,” katanya.

Rangkaian Peresmian: Penyerahan Simbolis hingga Ziarah Makam Mbah Gareng

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan sumur secara simbolis kepada Pemerintah Desa Undaan Lor. Kapolres kemudian mengambil air pertama sebagai tanda dimulainya pemanfaatan fasilitas tersebut. Acara dilanjutkan dengan ziarah ke makam Syech Abdullah atau Mbah Gareng yang diikuti oleh pejabat utama Polres Kudus, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.

Peresmian sumur bor ini menjadi salah satu bukti bahwa sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dapat menghasilkan solusi konkret atas persoalan sehari-hari. Dengan adanya fasilitas ini, warga Undaan Lor kini memiliki akses yang lebih mudah terhadap air bersih, terutama di tengah ancaman kekeringan yang datang setiap tahun.

Reporter: Cahyo Wibowo
Sumber: lingkarjateng.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top