SOLO — Stadion Manahan akan menjadi saksi bisu duel Timnas Indonesia U-17 kontra Malaysia U-17 dalam Garuda Championship Series 2026. Dua pertandingan yang dijadwalkan pada 4 dan 7 Juli itu resmi digelar tanpa penonton.
Panitia pelaksana (panpel) memastikan keputusan ini bukan tanpa alasan. Pihaknya menyebut bahwa langkah tersebut diambil setelah melalui evaluasi matang dan koordinasi dengan aparat keamanan.
“Kami memprioritaskan aspek keamanan dan kenyamanan. Setelah berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait, diputuskan laga ini tidak dapat dihadiri penonton,” ujar perwakilan panpel dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.
Garuda Championship Series 2026 sendiri merupakan ajang uji coba internasional yang mempertemukan dua tim muda Asia Tenggara. Meski tanpa penonton, pertandingan ini tetap menjadi tolok ukur kesiapan Timnas U-17 menjelang agenda kompetisi berikutnya.
Stadion Manahan yang menjadi markas kebanggaan warga Solo sebelumnya kerap menjadi tuan rumah laga internasional. Namun, kali ini tribun dipastikan kosong demi mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Panpel mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri datang ke stadion. Seluruh pertandingan tetap bisa disaksikan melalui siaran langsung televisi atau platform streaming resmi.
“Kami mohon pengertian suporter. Dukungan tetap bisa disalurkan dari rumah,” tambahnya.
Pertandingan pertama akan berlangsung pada 4 Juli, disusul laga kedua pada 7 Juli. Panpel memastikan seluruh persiapan teknis, termasuk sistem keamanan dan protokol pertandingan, sudah rampung.
Keputusan tanpa penonton ini sekaligus menjadi ujian bagi panpel dalam mengelola even internasional di tengah keterbatasan. Langkah serupa sebelumnya juga pernah diterapkan di sejumlah laga sepak bola nasional.