Laga Timnas U-17 Vs Malaysia di Stadion Manahan Solo Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasan Panpel

Penulis: Cahyo Wibowo  •  Kamis, 02 Juli 2026 | 00:34:01 WIB
Stadion Manahan Solo menjadi lokasi laga Timnas U-17 Indonesia vs Malaysia tanpa penonton.

SOLO — Stadion Manahan akan menjadi saksi bisu duel Timnas Indonesia U-17 kontra Malaysia U-17 dalam Garuda Championship Series 2026. Dua pertandingan yang dijadwalkan pada 4 dan 7 Juli itu resmi digelar tanpa penonton.

Evaluasi Keamanan Jadi Alasan Utama

Panitia pelaksana (panpel) memastikan keputusan ini bukan tanpa alasan. Pihaknya menyebut bahwa langkah tersebut diambil setelah melalui evaluasi matang dan koordinasi dengan aparat keamanan.

“Kami memprioritaskan aspek keamanan dan kenyamanan. Setelah berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait, diputuskan laga ini tidak dapat dihadiri penonton,” ujar perwakilan panpel dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.

Format Laga Uji Coba Bergengsi

Garuda Championship Series 2026 sendiri merupakan ajang uji coba internasional yang mempertemukan dua tim muda Asia Tenggara. Meski tanpa penonton, pertandingan ini tetap menjadi tolok ukur kesiapan Timnas U-17 menjelang agenda kompetisi berikutnya.

Stadion Manahan yang menjadi markas kebanggaan warga Solo sebelumnya kerap menjadi tuan rumah laga internasional. Namun, kali ini tribun dipastikan kosong demi mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Imbauan untuk Suporter

Panpel mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri datang ke stadion. Seluruh pertandingan tetap bisa disaksikan melalui siaran langsung televisi atau platform streaming resmi.

“Kami mohon pengertian suporter. Dukungan tetap bisa disalurkan dari rumah,” tambahnya.

Jadwal dan Persiapan Teknis

Pertandingan pertama akan berlangsung pada 4 Juli, disusul laga kedua pada 7 Juli. Panpel memastikan seluruh persiapan teknis, termasuk sistem keamanan dan protokol pertandingan, sudah rampung.

Keputusan tanpa penonton ini sekaligus menjadi ujian bagi panpel dalam mengelola even internasional di tengah keterbatasan. Langkah serupa sebelumnya juga pernah diterapkan di sejumlah laga sepak bola nasional.

Reporter: Cahyo Wibowo
Sumber: radarsolo.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top