WONOGIRI — Kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Baturetno, Kabupaten Wonogiri, yang merenggut nyawa seorang pembonceng sepeda motor, memunculkan dua versi keterangan yang berbeda. Pihak kepolisian menyatakan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal tidak sepenuhnya sejalan dengan kesaksian warga di lokasi.
Peristiwa terjadi saat sebuah bus melaju dari arah selatan menuju utara. Dari arah berlawanan, melaju sepeda motor yang membonceng satu orang. Kedua kendaraan bertabrakan di tikungan yang dikenal rawan kecelakaan.
Keterangan warga yang pertama kali tiba di lokasi menyebut bahwa sepeda motor sempat oleng ke kanan sebelum tabrakan terjadi. Namun, hasil penyelidikan awal polisi menunjukkan indikasi berbeda terkait titik tabrakan dan posisi akhir kedua kendaraan.
"Dari hasil pemeriksaan saksi di lapangan dan olah TKP sementara, ada perbedaan data mengenai posisi motor saat pertama kali terlibat kontak dengan bus," ujar petugas Satlantas Polres Wonogiri, tanpa menyebut nama. Pihaknya masih mendalami rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi untuk memastikan kronologi yang sebenarnya.
Akibat tabrakan tersebut, pembonceng motor yang identitasnya belum diumumkan, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara pengendara motor mengalami luka berat dan dilarikan ke RSUD Wonogiri untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kondisi jalan di lokasi kejadian yang merupakan tikungan tajam dan minim penerangan diduga menjadi faktor pemicu kecelakaan. Warga sekitar menyebutkan bahwa titik tersebut kerap terjadi insiden lalu lintas, terutama saat kendaraan berat melintas di jam sibuk.
Satlantas Polres Wonogiri saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata. Pemeriksaan terhadap pengendara motor yang selamat juga belum bisa dilakukan karena kondisi korban yang masih dalam perawatan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi. Biarkan penyidik bekerja secara profesional. Hasil akhir akan kami sampaikan setelah seluruh bukti terkumpul," tambah petugas.
Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden di jalur Wonogiri-Pacitan yang dikenal memiliki banyak tikungan rawan. Polisi setempat mengingatkan pengendara untuk selalu waspada dan mematuhi rambu lalu lintas saat melintasi ruas jalan tersebut.