Mesin Euro4 Pakai B50 Aman? Mitsubishi Fuso Punya Syarat yang Wajib Kamu Tahu

Penulis: Budi Santoso  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 15:24:01 WIB
Mesin diesel Euro4 Mitsubishi Fuso terbukti mampu menempuh uji ketahanan 40.000 kilometer menggunakan bahan bakar B50.

JAWA TENGAH — Pertanyaan soal keamanan mesin diesel Euro4 saat diisi biodiesel B50 akhirnya mendapat jawaban resmi dari PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor Mitsubishi Fuso di Indonesia. Uji ketahanan yang sudah tuntas membuktikan mesin modern ini tidak langsung rusak hanya karena perubahan komposisi bahan bakar. Namun, jawaban "aman" itu tidak datang tanpa syarat.

Perlu diingat, standar emisi Euro4 yang mulai diterapkan pada kendaraan diesel di Indonesia sejak April 2022 memang dirancang untuk bekerja optimal dengan bahan bakar berkualitas tinggi. Kategori CN51 atau yang kita kenal sebagai Pertamina Dex adalah spesifikasi yang disarankan. B50, dengan kandungan minyak sawitnya yang lebih tinggi, berada di luar zona nyaman spesifikasi tersebut.

Hasil Uji 40.000 Km: Bukti Nyata di Lapangan

KTB mengklaim mesin-mesinnya sudah melewati uji ketahanan memakai B50 dengan hasil melegakan. "Mitsubishi Fuso terlibat diikutsertakan dalam tes pengujian B50, dan itu sudah selesai sampai 40 ribu kilometer. Selama 40 ribu kilometer dilaporkan tidak menemui hal-hal signifikan yang mengganggu kinerja mesin kita," ungkap Aji Jaya, Sales and Marketing Director PT KTB di ICE BSD City, Tangerang, Rabu (29/8/2026).

Hasil ini sejalan dengan temuan di lapangan. Sejak implementasi B50 resmi berjalan per 1 Juli, belum ada laporan negatif yang masuk ke pabrikan soal gangguan operasional konsumen. Tentu ini kabar baik, tapi bukan berarti pemilik kendaraan bisa abai.

Kunci Utama: Disiplin Perawatan, Bukan Sekadar Ganti BBM

Aji menegaskan, perbedaan utama ada di tangan konsumen. Karena bahan bakar yang dipakai tidak sesuai spesifikasi ideal mesin, konsekuensinya perawatan harus lebih ketat. "Disarankan karena ini teknologi Euro4 tapi tidak menggunakan Pertamina Dex, berarti harus lebih disiplin konsumennya, per 10 ribu kilometer harus dicek filter-nya," jelas Aji.

Kondisi bahan bakar di setiap daerah berbeda. Jika kualitas B50 di suatu wilayah memang buruk, filter solar bisa cepat kotor dan wajib diganti. Kalau tidak diganti, setidaknya harus dibersihkan. Mengabaikan hal ini bisa berujung pada masalah yang lebih mahal, seperti injektor tersumbat.

Langkah Preventif: Injector Cleaner Hingga Filter Tambahan

Untuk menjaga performa mesin tetap prima, Mitsubishi Fuso punya sejumlah rekomendasi. Penggunaan injector cleaner secara berkala jadi salah satu cara paling efektif untuk menjaga kinerja mesin, terutama saat kualitas bahan bakar diragukan. "Misalnya penggunaan injector cleaner, supaya kinerja mesinnya tetap baik walaupun ada situasi fuel-nya tidak sesuai spesifikasinya," tambah Aji.

Selain itu, ada opsi tambahan yang bisa dipasang pada kendaraan. "Kemudian ada opsional buat konsumen, misalnya additional filter," pungkasnya. Penambahan filter ini berfungsi sebagai pengaman ekstra untuk menyaring kontaminan sebelum masuk ke sistem injeksi yang presisi.

Kesimpulan: Aman, Tapi dengan Catatan

Kesimpulannya, mesin diesel Euro4 Mitsubishi Fuso secara teknis terbukti mampu mengonsumsi B50. Uji 40.000 km dan tidak adanya laporan masalah di lapangan jadi bukti awal yang kuat. Namun, keamanan jangka panjang sangat bergantung pada disiplin perawatan pemilik.

Buat kamu yang punya kendaraan diesel Euro4 dan terpaksa menggunakan B50, jadikan jadwal servis 10.000 km sebagai patokan wajib untuk cek filter. Pertimbangkan juga penggunaan injector cleaner dan tambahan fuel filter sebagai investasi pencegahan. Lebih baik mengeluarkan biaya kecil untuk perawatan rutin daripada merogoh kocek dalam untuk perbaikan injektor yang harganya bisa puluhan juta rupiah.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top