SEMARANG — KA Kedungsepur menjadi pilihan transportasi murah bagi warga yang hendak bepergian dari Semarang menuju Grobogan. Dengan tarif Rp 10.000, penumpang tetap mendapat fasilitas tempat duduk nyaman dan pendingin ruangan selama perjalanan.
Kereta ekonomi ini melayani dua jadwal keberangkatan dari Stasiun Semarang Poncol setiap harinya, yaitu KA 496 pada pagi hari dan KA 498 pada siang hari. Keduanya menempuh rute yang sama dengan delapan stasiun pemberhentian sebelum tiba di Stasiun Ngrombo.
Perjalanan dari pusat Kota Semarang menuju Grobogan melewati sejumlah stasiun yang tersebar di Kota Semarang, Kabupaten Demak, hingga Kabupaten Grobogan. Rute ini menjadi jalur favorit pekerja dan pelajar karena menghubungkan kawasan industri dengan permukiman.
KA 496 memulai perjalanan dari Stasiun Semarang Poncol pukul 07.05 WIB. Kereta berhenti di Stasiun Semarang Tawang enam menit kemudian sebelum melanjutkan perjalanan ke arah timur.
Setelah melewati Stasiun Alastua dan Brumbung, kereta tiba di Stasiun Gubug pada pukul 08.05 WIB. Perjalanan dilanjutkan ke Stasiun Karangjati dan Sedadi sebelum akhirnya tiba di Stasiun Ngrombo pukul 08.52 WIB.
Perjalanan kedua dimulai pukul 13.50 WIB dari Stasiun Semarang Poncol. KA 498 singgah di Stasiun Semarang Tawang selama enam menit, lalu berhenti di Stasiun Alastua dan Brumbung dengan durasi dua menit di setiap stasiun.
Memasuki wilayah Grobogan, kereta berhenti di Stasiun Gubug pukul 14.50 WIB, kemudian Stasiun Karangjati pukul 15.09 WIB, dan Stasiun Sedadi pukul 15.24 WIB. KA 498 dijadwalkan tiba di Stasiun Ngrombo pada pukul 15.37 WIB.
Meski tarifnya terjangkau, calon penumpang disarankan memesan tiket lebih awal melalui aplikasi Access by KAI atau loket stasiun. Kuota penumpang kereta ekonomi bersubsidi kerap habis pada jam keberangkatan favorit, terutama di akhir pekan.
Penumpang juga diminta mengecek kembali jadwal pada tiket sebelum berangkat. Perubahan operasional dapat terjadi sewaktu-waktu mengikuti kebijakan DAOP 4 Semarang.