JAWA TENGAH — Kebakaran hebat melanda bangunan bertingkat di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, yang diketahui sebagai perkantoran milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mencatat gedung yang terbakar merupakan kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, yang terletak tidak jauh dari kompleks Kementerian Pertahanan RI.
Data Command Center Damkar DKI menyebutkan, laporan pertama kali diterima pada pukul 21.30 WIB. Pengerahan awal hanya dua unit mobil pemadam dengan 10 personel, namun api dengan cepat membesar dan menjalar ke lantai atas gedung, memaksa petugas menambah kekuatan secara signifikan.
Video yang direkam warga dan tersebar di media sosial memperlihatkan kobaran api yang besar disertai gumpalan asap hitam pekat membumbung tinggi dari gedung tersebut. Warga sekitar tampak berkerumun menyaksikan proses pemadaman, sementara petugas kepolisian membatasi akses jalan menuju lokasi untuk kelancaran operasi damkar.
Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, melalui keterangan tidak langsung dari Command Center, menyatakan situasi masih dalam proses pemadaman. Belum ada keterangan resmi mengenai dugaan penyebab kebakaran maupun jumlah pasti kerugian materiil yang dialami Pemprov DKI Jakarta akibat insiden ini.
Operasi pemadaman yang melibatkan 100 personel ini terhambat oleh konstruksi bangunan yang tinggi serta potensi api yang menjalar melalui saluran kabel dan instalasi listrik. Petugas di lokasi juga berupaya mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar Jalan Abdul Muis yang merupakan kawasan padat perkantoran.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh konfirmasi resmi mengenai adanya korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa ini. Tim pemadam masih fokus melakukan pendinginan di sejumlah titik untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak menyala kembali.
Gedung Dinas Teknis Abdul Muis sendiri merupakan salah satu aset penting milik Pemprov DKI yang digunakan sebagai ruang kerja sejumlah dinas teknis. Kebakaran ini menjadi perhatian serius karena menyangkut kelangsungan pelayanan publik yang berpusat di gedung tersebut.
Pihak kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Tanah Abang telah memasang garis polisi di sekitar gedung untuk penyelidikan lebih lanjut. Dugaan sementara yang berkembang di lapangan adalah kebakaran berasal dari hubungan pendek arus listrik di lantai dasar gedung, namun hal ini masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari Puslabfor dan tim identifikasi.
Peristiwa ini sekaligus menjadi ujian bagi kesiapsiagaan Dinas Gulkarmat DKI yang dalam beberapa bulan terakhir gencar melakukan sosialisasi pencegahan kebakaran di wilayah ibu kota. Warga dan pekerja di sekitar lokasi diimbau untuk tetap waspada dan menjauhi area yang masih berpotensi bahaya hingga proses evakuasi dan penyelidikan dinyatakan selesai.