JAWA TENGAH — Lincoln kembali menggebrak segmen SUV premium dua baris dengan Nautilus 2027. Lewat penyegaran desain dan interior, mobil ini makin serius menantang dominasi BMW X5 dan Mercedes-Benz GLE-Class yang selama ini menguasai pasar. Namun, setelah menghabiskan waktu di balik kemudi, kami menemukan bahwa Nautilus adalah produk dengan kepribadian ganda: sangat memanjakan di jalan lurus, tapi kurang greget saat diajak bermanuver cepat.
Untuk tahun model 2027, Lincoln melakukan penyegaran menyeluruh pada bagian wajah mobil. Gril khas Lincoln kini dibuat lebih besar dan dipadukan dengan lekukan body baru yang membuat tampilannya lebih ramping dan modern. Dua warna baru, Nocturnal Blue dan Frosted Fig, turut menambah pilihan bagi konsumen yang ingin tampil beda.
Begitu masuk ke dalam, suasana kabin langsung terasa berbeda dari kompetitor. Palang dashboard didominasi oleh satu panel layar melengkung raksasa berukuran 48 inci yang membentang dari depan pengemudi hingga ke area penumpang. Layar ini bukan sekadar pajangan; fungsinya bisa diatur untuk menampilkan navigasi, jam, pengaturan audio, hingga prakiraan cuaca. Material kulitnya terasa halus dan empuk di hampir semua titik sentuh, menciptakan atmosfer opulen yang menjadi ciri khas Lincoln.
Di balik kap mesin terdapat mesin turbocharged 2.0-liter empat silinder yang menghasilkan tenaga 250 hp dan torsi 275 lb-ft, disalurkan ke semua roda melalui transmisi otomatis delapan percepatan. Tenaga ini terasa cukup responsif untuk penggunaan harian, menghasilkan akselerasi 0-60 mph dalam 7,3 detik menurut pengujian kami. Namun, jangan berharap mobil ini lincah di tikungan. Mode berkendara Excite memang membuat suspensi lebih kaku dan mengurangi body roll, tapi konsekuensinya adalah rasa kurang nyaman saat melewati jalan bergelombang, terutama dengan velg 22 inci opsional.
Menariknya, kami menemukan varian hybrid justru lebih merepresentasikan karakter Lincoln. Dengan tenaga total 285 hp, akselerasinya lebih responsif (0-60 mph dalam 6,6 detik) dan perpindahan tenaganya terasa lebih mulus. Jika budget memungkinkan, kami sangat merekomendasikan opsi ini.
Soal konsumsi bahan bakar, Nautilus versi standar tercatat memiliki rating EPA 21 mpg dalam kota dan 29 mpg di jalan tol. Dalam pengujian kami di kecepatan konstan 75 mph, mobil ini justru berhasil mencapai 30 mpg, lebih baik dari perkiraan resmi. Varian hybrid juga mencatatkan angka yang sama di rute yang sama, menjadikannya pilihan efisien untuk pemakaian jarak jauh.
Keputusan membeli mobil sekelas ini tidak bisa diambil setengah hati. Berikut rangkuman penilaian kami berdasarkan pengalaman langsung di lapangan:
Lincoln Nautilus 2027 adalah pilihan cerdas bagi mereka yang mendambakan kemewahan kabin ala Eropa tanpa harus membayar mahal. Mobil ini unggul dalam hal kenyamanan, teknologi, dan nilai jual. Namun, bagi pengemudi yang menginginkan dinamika berkendara layaknya SUV Jerman, mobil ini jelas bukan jawabannya. Kami menyarankan Anda untuk melakukan test drive dan merasakan sendiri perbedaan karakternya—terutama antara mesin standar dan hybrid—sebelum memutuskan mengeluarkan uang puluhan juta rupiah. Jika prioritas utama adalah ketenangan dan kemewahan, Nautilus layak masuk daftar teratas Anda.