JAWA TENGAH — Gelaran belanja spesial HUT RI di Transmart kali ini menempatkan sepeda sebagai primadona. Berdasarkan informasi resmi yang dihimpun, skema diskon yang diberikan mencapai 60% + 20% untuk kategori sepeda konvensional, dengan harga akhir yang bervariasi antara Pulau Jawa dan luar Jawa.
Di gerai Transmart Pulau Jawa, konsumen bisa membawa pulang sepeda dengan banderol Rp1.039.200 per unit, turun dari harga normal Rp1.499.000. Sementara untuk wilayah luar Pulau Jawa, harga normal Rp1.599.000 dipangkas menjadi Rp1.119.200 per unit. Selisih harga ini terjadi karena perbedaan biaya distribusi dan struktur ongkos kirim ke masing-masing wilayah.
Kategori kendaraan ramah lingkungan ini mendapat perlakuan berbeda. Diskon yang diberikan sebesar 25% + 20%, lebih rendah dibanding sepeda biasa. Untuk gerai di Pulau Jawa, harga normal Rp6.450.000 turun signifikan menjadi Rp3.680.000 per unit.
Perlu dicatat, skema potongan 60% + 20% bukan berarti total diskon 80%. Potongan pertama 60% diterapkan dari harga normal, lalu potongan tambahan 20% dihitung dari nilai setelah dipotong 60% tersebut. Begitu pula dengan skema 25% + 20% pada sepeda listrik.
Promo ini tidak serta-merta dinikmati semua metode pembayaran. Transmart mensyaratkan transaksi menggunakan Kartu Kredit Bank Mega, Bank Mega Syariah, atau kartu Allo Prime dari Allo Bank. Konsumen yang belum memiliki kartu kredit Bank Mega bisa mengurusnya langsung di kantor cabang terdekat atau memanfaatkan unit pembukaan instan yang tersedia di dalam gerai Transmart.
Alternatif lain, pengguna aplikasi Allo Bank cukup meng-upgrade akunnya ke level Allo Prime melalui PlayStore atau AppStore. Prosesnya dilakukan dalam aplikasi tanpa perlu datang ke kantor fisik.
Manajemen menegaskan periode promo hanya berlangsung satu hari, dimulai sejak gerai beroperasi hingga pukul 22.00 waktu setempat. Kebijakan ini berlaku serentak di semua lokasi Transmart se-Indonesia, bukan hanya di kota-kota besar.
Bagi konsumen yang berniat membeli, disarankan datang lebih awal mengingat stok sepeda kerap menjadi incaran pertama saat program serupa digelar. Ketersediaan unit di setiap gerai bisa berbeda-beda, tergantung kapasitas gudang dan permintaan lokal.