JAWA TENGAH — Penggerebekan berlangsung setelah warga melaporkan aktivitas mencurigakan di lokasi. Satpol PP menemukan sejumlah bungkus alat kontrasepsi bekas berceceran di sekitar bilik, sekaligus pasangan bukan suami istri yang tengah berada di dalamnya.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pemalang, Ahmad Hidayat, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, penertiban merupakan tindak lanjut dari pengaduan masyarakat yang masuk ke instansinya.
"Ya, itu kejadian pada Rabu (9/8). Kami menindaklanjuti laporan masyarakat, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pemalang melaksanakan kegiatan penertiban di lokasi," kata Ahmad Hidayat, Kamis (10/8).
Dalam kegiatan itu, petugas mendapati sejumlah bekas bungkus alat kontrasepsi di sekitar bilik. Selain itu, ada pasangan bukan suami istri yang sedang berada di dalam bilik saat penggerebekan berlangsung.
"Dalam kegiatan itu, petugas menemukan sejumlah bekas bungkus alat kontrasepsi yang berada di sekitar bilik, serta pasangan bukan suami istri di bilik tersebut," ungkapnya.
Pantai Cemoro Sewu berada di pesisir utara Jawa, sekitar 15 kilometer dari pusat Kota Pemalang. Kawasan ini dikenal sebagai destinasi wisata pantai dengan deretan warung dan gazebo yang menghadap ke laut.
Bilik-bilik yang ditertibkan berdiri di area pasir, tak jauh dari garis pantai. Keberadaannya sempat dilaporkan warga karena dianggap mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan pengunjung lain.
Setelah pembongkaran, petugas melakukan pendataan dan pembinaan di lokasi. Langkah ini diambil untuk menjaga ketertiban umum dan mencegah penyalahgunaan fasilitas wisata.
"Selanjutnya dilakukan pendataan serta pembinaan di lokasi," ujar Ahmad Hidayat.
Ia menyatakan pihaknya tengah giat membersihkan lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat mesum. Warga diminta ikut menjaga ketertiban, kebersihan, dan norma kesusilaan di ruang publik, terutama kawasan wisata.
"Kami memastikan akan terus menindaklanjuti setiap pengaduan masyarakat. Langkah-langkah penertiban akan kami lakukan, apabila ditemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat," pungkasnya.
Bagi traveler yang hendak berkunjung ke Pantai Cemoro Sewu, penertiban ini menjadi sinyal bahwa pengawasan kawasan wisata diperketat. Pengunjung diharapkan mematuhi aturan lokal dan menjaga etika selama berada di area pantai.
Kawasan Pantai Cemoro Sewu tetap terbuka untuk umum. Informasi terkini soal jam operasional dan fasilitas dapat dikonfirmasi ke dinas pariwisata setempat atau pengelola pantai.