Beli Mobil Bekas Rp50 Juta, Siapkan Dana Rp10 Juta untuk Perawatan Awal

Penulis: Budi Santoso  •  Selasa, 15 September 2026 | 10:34:31 WIB
Pembeli memeriksa kondisi mesin mobil bekas di salah satu dealer di Jawa Tengah.

JAWA TENGAH — VIVA Otomotif merangkum sejumlah pos biaya yang perlu diperhitungkan pembeli mobil bekas murah. Hitungan ini penting karena kendaraan berusia tua umumnya butuh perawatan setelah berpindah tangan, bukan sekadar biaya balik nama.

Servis Awal Setelah Mobil Berpindah Tangan

Penggantian oli mesin, filter, pemeriksaan cairan, serta pengecekan sistem pendingin dan komponen lain bisa memakan biaya sekitar Rp2 juta hingga Rp4 juta. Besarannya tergantung jenis mobil dan pekerjaan yang diperlukan.

Aki dan Ban Sering Minta Ganti di Awal Kepemilikan

Aki perlu diperiksa karena bisa saja sudah mendekati masa penggantian. Jika harus diganti, siapkan sekitar Rp700 ribu hingga Rp1,5 juta.

Kondisi ban juga tidak bisa diabaikan. Mobil murah belum tentu memiliki ban yang masih layak, dan jika keempatnya butuh penggantian, biaya yang keluar sekitar Rp2 juta hingga Rp4 juta untuk ukuran mobil penumpang yang umum.

Rem dan Kaki-kaki Jadi Pos Paling Menguras Kantong

Rem masuk daftar pemeriksaan, termasuk kampas dan cakram jika kondisinya sudah tidak baik. Komponen kaki-kaki berpotensi lebih besar lagi.

Perbaikan seperti bushing, tie rod, ball joint, atau komponen suspensi lain sebaiknya disiapkan dana sekitar Rp2 juta hingga Rp5 juta, tergantung tingkat kerusakan.

Dana Cadangan Minimal Rp10 Juta

Dari berbagai kebutuhan tersebut, dana cadangan Rp10 juta merupakan batas minimal yang sebaiknya tidak ikut dihabiskan saat membeli mobil Rp50 juta. Jika ingin lebih tenang, memiliki dana sekitar Rp15 juta hingga Rp20 juta memberi ruang bila ditemukan kerusakan yang tidak terlihat saat pemeriksaan awal.

Saran: Cari Unit Rp40 Juta hingga Rp45 Juta

Orang yang memiliki dana Rp50 juta sebaiknya tidak langsung mencari mobil dengan harga mentok Rp50 juta. Lebih aman mencari unit sekitar Rp40 juta hingga Rp45 juta, kemudian menyimpan sisanya untuk servis dan perbaikan awal.

Dengan begitu, mobil bekas yang dibeli benar-benar siap dipakai harian tanpa harus menunda perbaikan karena dana sudah habis di harga beli.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: viva.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top