JAWA TENGAH — OPPO Reno 14 F hadir sebagai varian paling tahan banting di jajaran Reno14 Series dengan layar AMOLED 120Hz, baterai 6.000 mAh, dan pelindung AGC Dragontrail DT-STAR D+. Ponsel ini jadi satu-satunya di lini Reno14 yang tidak memakai chipset Qualcomm, melainkan mengandalkan platform MediaTek. Setahun setelah rilis, Reno 14 F masih menarik untuk pengguna yang cari HP OPPO tahan lama di kelas harganya.
Berbeda dari dua saudaranya yang mengandalkan chipset Qualcomm, Reno 14 F memakai platform MediaTek. Pilihan ini masuk akal untuk segmen harganya, meski konsekuensinya performa gaming berat bukan prioritas utama ponsel ini.
Rasio layar-ke-bodi Reno 14 F mencapai 93,04%. Angka ini membuat area tampilan terasa lega meski ukuran fisik ponsel tergolong ringkas untuk ukuran layar 6,57 inci.
Refresh rate 120Hz dipadukan touch sampling rate 240Hz menghasilkan respons sentuhan yang gesit, terutama saat bermain game atau menggulir feed media sosial. Kecerahan 1.400 nits di mode HBM cukup untuk pemakaian luar ruangan di bawah sinar matahari.
Dukungan 10-bit dan cakupan 100% DCI-P3 di mode Vivid membuat konten HDR dan video berwarna pekat tampil lebih akurat. Untuk pengguna yang sering menonton film atau mengedit foto ringan, kombinasi ini termasuk nilai plus di kelasnya.
Reno 14 F adalah satu-satunya ponsel di jajaran Reno14 Series yang memakai kaca pelindung AGC Dragontrail DT-STAR D+. Varian Reno14 5G dan Reno14 Pro 5G memakai jenis kaca berbeda.
Pilihan kaca ini menjelaskan klaim ketahanan ekstrem yang diusung Reno 14 F. Untuk pengguna yang sering menjatuhkan ponsel atau bekerja di lapangan, perlindungan layar seperti ini lebih relevan ketimbang sekadar angka benchmark tinggi.
Kapasitas 6.000 mAh menempatkan Reno 14 F di atas rata-rata ponsel sekelasnya. Dengan layar AMOLED dan chipset MediaTek yang cenderung efisien, satu kali pengisian daya seharusnya cukup untuk pemakaian aktif seharian.
Angka ini juga yang membuat Reno 14 F masih relevan dibeli setahun setelah rilis. Baterai jumbo jarang ditemui di kelas harganya, terutama pada ponsel dengan layar AMOLED 120Hz.
Bahan yang tersedia tidak menyebutkan nominal harga resmi OPPO Reno 14 F di pasar Indonesia. Untuk angka pasti per varian RAM dan storage, calon pembeli sebaiknya mengecek langsung kanal resmi OPPO Indonesia atau marketplace resmi.
Yang jelas, posisi Reno 14 F di jajaran Reno14 Series adalah sebagai opsi termurah. Selisih harga dengan Reno14 5G dan Reno14 Pro 5G jadi pertimbangan utama sebelum memutuskan.
Jawabannya bergantung pada prioritas. Kalau yang dicari adalah baterai besar, layar AMOLED 120Hz, dan layar tahan banting, Reno 14 F masih kompetitif.
Sebaliknya, pengguna yang butuh performa gaming tinggi atau chipset Qualcomm sebaiknya melirik Reno14 5G atau Reno14 Pro 5G. Dua varian itu memang diposisikan untuk kebutuhan tersebut.
Untuk pembeli awam yang baru mengenal istilah seperti refresh rate atau touch sampling rate, sederhananya: Reno 14 F menawarkan layar mulus dan responsif, plus daya tahan yang jarang ada di kelas harganya.
OPPO Reno 14 F cocok untuk pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai dan ketahanan fisik ketimbang kecepatan chipset. Setahun setelah rilis, ponsel ini tetap masuk pertimbangan selama harganya sudah turun dari harga peluncuran.
OPPO Reno 14 F p?
kai chipset apa? A: OPPO Reno 14 F mengandalkan platform MediaTek, bukan Qualcomm seperti varian Reno14 lainnya.