BEKASI — Semen Padang FC akan melakoni laga kandang perdananya di kompetisi Championship 2026/27 dengan menghadapi PSIS Semarang. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu, 20 September 2026. Kabau Sirah membawa bekal kemenangan 1-0 atas Persiraja pada pertandingan sebelumnya.
Meski menang, pelatih Nil Maizar menilai timnya belum tampil sempurna. Ia menyebut sejumlah aspek permainan masih perlu dibenahi sebelum menghadapi PSIS.
"Bagaimana bertahan, bagaimana menyerang, bagaimana transisi, itu tetap kita evaluasi. Walaupun kita menang di Aceh ataupun kita seri di Aceh, evaluasi itu pasti ada," kata Nil dalam konferensi pers pralaga, Sabtu, 19 September 2026.
Nil menegaskan hasil positif di laga pembuka tidak boleh membuat pemain terlena. Ia meminta skuadnya menjaga sikap rendah hati dan tetap membumi.
"Jangan sombong dengan apa yang telah terjadi, tetap membumi," ujar pelatih Semen Padang tersebut.
Menurut Nil, perjuangan tim tidak berhenti di satu pertandingan. Laga melawan PSIS menuntut kemauan dan kerja keras yang sama besarnya.
"Karena pertandingan demi pertandingan itu butuh perjuangan. Berjuang itu bukan di satu pertandingan saja, terutama pertandingan besok, butuh perjuangan, butuh kemauan dan kerja keras," ujarnya.
Di kubu lawan, PSIS Semarang juga membawa kepercayaan diri setelah mengalahkan PSPS Pekanbaru dengan skor 2-1. Tim berjuluk Mahesa Jenar itu disebut Nil sebagai lawan yang berkualitas, terutama dengan kehadiran pelatih Widodo Cahyono Putro.
"Widodo, saya tahu, dia juga teman saya. Dia punya kemampuan yang sangat luar biasa," ujar Nil.
Nil mengaku sudah mempelajari permainan PSIS sebelum pertandingan. Ia menilai kedua tim punya peluang sama untuk membaca kekuatan lawan di era sepak bola modern.
"Karena di modern football ini semuanya secara terbuka bisa kita lihat. Tinggal bagaimana taktikal itu berjalan di lapangan besok, mudah-mudahan semua taktikal dan strategi itu berpihak ke Semen Padang," kata juru taktik Kabau Sirah tersebut.
Kapten Semen Padang, Safrudin Tahar, memastikan kondisi mental rekan-rekannya siap menghadapi PSIS. Ia meminta timnya tampil lebih agresif pada laga kandang perdana tersebut.
"Kalau mental pemain untuk laga ini, semua pemain siap, guys. Misalnya Semarang 100 persen, kita harus 200 persen untuk pertandingan besok," ucapnya.
Laga di Stadion Patriot Candrabhaga menjadi ujian berbeda bagi Semen Padang. Kemenangan atas Persiraja jadi modal, tetapi PSIS yang juga menang di laga sebelumnya dipastikan tidak akan memberi ruang mudah.