PEKALONGAN — Ketua PYKB Cabang Pekalongan Ny. Rosna Rachmad menyebut pembangunan sekolah ini menempuh proses panjang sejak usulan pertama dilontarkan pada Agustus 2025. Usulan itu mengalir ke Pengurus YKB Daerah Jawa Tengah, lalu diteruskan ke Pengurus Pusat YKB. Pembangunan fisiknya sendiri berlangsung Maret hingga Agustus 2026.
Lahan yang dipakai merupakan aset Polri di dalam satu kawasan dengan asrama Polres Pekalongan. Di kawasan yang sama juga berdiri Posyandu Kemala, SPPG 1, dan P2L Bhayangkari.
TK Kemala Bhayangkari 95 Pekalongan menyiapkan tiga ruang kelas, ruang kepala sekolah, ruang guru, serta toilet terpisah untuk guru dan peserta didik. Tersedia pula area bermain dan halaman sekolah.
Satu fasilitas yang membedakannya dari taman kanak-kanak lain adalah taman lalu lintas. Area itu dirancang sebagai sarana edukasi untuk mengenalkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas sejak usia dini.
Untuk tenaga pengajar, yayasan telah merekrut satu calon kepala sekolah dan tiga calon guru. Ketiganya menerima tali asih dalam prosesi peresmian.
Selain pembangunan fisik, proses administrasi sekolah telah tuntas. Izin operasional diterbitkan DPMPTSP Kabupaten Pekalongan pada 28 Agustus 2026.
Dengan izin tersebut, sekolah direncanakan mulai menerima peserta didik pada tahun ajaran 2027/2028.
"TK Kemala Bhayangkari 95 Pekalongan bukan sekadar bangunan sekolah, melainkan wujud harapan, kepedulian, dan komitmen bersama terhadap pendidikan anak," ujar Rosna dalam laporannya.
Ia berharap sekolah itu menjadi sarana pendidikan yang unggul, ceria, dan ramah anak, sekaligus membentuk generasi muda yang cerdas, mandiri, berkarakter, dan berbudi pekerti baik.
Acara diawali penyambutan dan penampilan Polisi Cilik Polres Pekalongan. Rangkaian berlanjut dengan pemutaran video pembangunan sekolah, laporan Ketua PYKB Cabang Pekalongan, penandatanganan prasasti, dan pembukaan tirai sebagai tanda peresmian.
Kegiatan itu dihadiri Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, Ketua PYKB Cabang Pekalongan Ny. Rosna Rachmad, serta sejumlah pejabat Polda Jawa Tengah dan Polres Pekalongan.
Usai prosesi, Kapolda Jawa Tengah bersama Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Jawa Tengah meninjau ruang pembelajaran dan taman lalu lintas. Rombongan juga melihat SPPG Polres Pekalongan, P2L Bhayangkari Cabang Pekalongan, serta kegiatan UMKM Bhayangkari.
Rosna menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Jawa Tengah selaku penasihat YKB Daerah Jawa Tengah, Ketua Pengurus YKB Daerah Jawa Tengah beserta jajaran, Kapolres Pekalongan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan, dan Disdikbud. Ia berharap kolaborasi itu berlanjut agar sekolah mampu berkembang dan memberi manfaat bagi keluarga besar Polri maupun masyarakat Kabupaten Pekalongan.