JAWA TENGAH — Motorola merilis teaser resmi ponsel lipat terbarunya, Razr Fold Wide, bertepatan dengan ulang tahun perusahaan yang ke-98 pekan ini. Perangkat ini mengusung desain layar lebih lebar dan berbentuk persegi, berbeda dari rasio aspek ponsel lipat konvensional. Teaser tersebut menandai arah baru Motorola di segmen ponsel lipat premium.
Motorola didirikan pada 25 September 1928 dan kini menapaki usia ke-98. Perusahaan yang berada di bawah naungan Lenovo itu menandai tonggak sejarah tersebut lewat unggahan di media sosial X dengan kalimat singkat, "What comes next?"
Unggahan itu disertai video promosi yang memperlihatkan sekilas wujud Razr Fold Wide. Perangkat tersebut tampil dengan bodi lipat yang lebih lebar dan berbentuk persegi, bukan profil memanjang seperti kebanyakan ponsel lipat saat ini.
Razr Fold Wide mengadopsi rasio aspek yang lebih lebar untuk memberi ruang layar lebih luas saat perangkat dibuka. Pendekatan ini berbeda dari ponsel lipat tradisional yang cenderung memanjang dan sempit.
Bahasa desain tersebut mencerminkan tren industri yang sedang berkembang. Sejumlah perbandingan visual menempatkan Razr Fold Wide bersanding dengan perangkat lipat kontemporer seperti Galaxy Z Fold 8 dan iPhone Duo.
Spesifikasi teknis lengkap Razr Fold Wide masih dirahasiakan. Mengutip Ubergizmo, layar depan perangkat ini diperkirakan mengusung desain hampir tanpa bezel yang diperkuat kaca 3D melengkung.
Ekspektasi industri juga menyebut Motorola menargetkan penghapusan total lipatan yang terlihat pada layar fleksibel utama. Jika terwujud, ini menjawab salah satu tantangan teknik yang masih dihadapi segmen ponsel lipat.
Detail lain seperti platform prosesor, kapasitas RAM, penyimpanan internal, daya tahan baterai, dan konfigurasi kamera belum dikonfirmasi resmi. Pengamat gadget memperkirakan detail teknis tambahan dan daftar sertifikasi akan muncul dalam beberapa minggu mendatang menjelang acara peluncuran resmi.
Teaser ini menyoroti investasi strategis Motorola yang berkelanjutan di kategori ponsel lipat premium. Razr Fold Wide diposisikan bersanding dengan jajaran ponsel lipat konvensional yang sudah ada sebagai pesaing langsung perangkat lipat flagship.
Langkah Motorola menambah opsi bagi konsumen yang mencari perangkat lipat dengan layar lebih luas. Bagi pasar Indonesia, kehadiran model seperti ini berpotensi memperketat persaingan di segmen premium yang saat ini didominasi Samsung dan sejumlah merek China.
Motorola belum mengumumkan jadwal peluncuran resmi maupun ketersediaan Razr Fold Wide untuk pasar global, termasuk Indonesia.