BOYOLALI — Warga Dukuh Tegalrejo RT 03/RW 05, Desa Dragan, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali menerima pasokan air bersih dari Polsek Musuk Polres Boyolali. Sebanyak 8.000 liter air bersih diangkut menggunakan truk tangki ke permukiman warga pada Rabu 7 Oktober 2026. Dropping air bersih berlangsung pukul 09.00 dan disambut gembira warga bersama perangkat Desa Dragan.
Waka Polsek Musuk IPDA Sutrisno bersama personel Polsek Musuk dan Polsubsektor Tamansari turun langsung saat pendistribusian air bersih. Kehadiran personel di lokasi menjadi bagian dari upaya kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Kapolsek Musuk IPTU Riyan Aditya Nugraha menyatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan.
"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Semoga air bersih yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga dan meringankan kesulitan yang dihadapi," kata IPTU Riyan Aditya.
Pernyataan tersebut menegaskan posisi Polsek Musuk sebagai institusi yang tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban. Personel di tingkat kewilayahan juga diterjunkan untuk kegiatan sosial yang dibutuhkan warga.
Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih menyampaikan bahwa Polres Boyolali melalui jajaran kewilayahan terus berupaya hadir memberikan pelayanan dan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya hadir membantu masyarakat melalui kegiatan sosial yang dibutuhkan warga," ujar AKP Winarsih.
Pernyataan itu menegaskan peran Polri di tingkat kecamatan dalam merespons kebutuhan warga. Kegiatan sosial menjadi salah satu cara membangun kedekatan antara personel kepolisian dan masyarakat di desa-desa.
Polsek Musuk akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik serta membangun kedekatan dengan masyarakat. Program penyaluran air bersih menjadi salah satu bentuk layanan langsung yang menyentuh kebutuhan dasar warga di wilayah Kecamatan Tamansari.
Warga Dukuh Tegalrejo yang menerima pasokan air bersih berharap kegiatan serupa dapat berlanjut, terutama saat musim kemarau panjang melanda kawasan Boyolali bagian selatan.