TEGAL — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tegal bersama Aisyiyah Tegal Barat menyelenggarakan pembinaan kerohanian bagi WBP perempuan. Rangkaian kegiatan mencakup penyampaian materi keagamaan, tausiyah, hingga penguatan nilai-nilai moral dan spiritual.
Peserta mengikuti seluruh sesi di aula Lapas Tegal. Jajaran bagian pembinaan Lapas Tegal mengawasi langsung jalannya kegiatan untuk memastikan berlangsung aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Materi pembinaan menekankan pentingnya memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan. WBP perempuan juga dibimbing membangun sikap positif sebagai bekal menjalani kehidupan setelah kembali ke tengah masyarakat.
Pendampingan diberikan selama rangkaian kegiatan berlangsung. Petugas mendampingi peserta agar setiap sesi berjalan sesuai jadwal dan tujuan pembinaan kepribadian tercapai.
Lapas Tegal menilai pembinaan kerohanian butuh pendekatan yang menyentuh sisi spiritual, bukan sekadar pembinaan keterampilan. Aisyiyah Tegal Barat dipandang punya kapasitas untuk mengisi kebutuhan itu bagi WBP perempuan.
Melalui sinergi tersebut, Lapas Tegal berharap pembinaan kerohanian memberi dampak positif bagi narapidana perempuan. Kegiatan ini diharapkan menumbuhkan kesadaran untuk terus memperbaiki diri dan memperkuat keimanan.
Pembinaan diarahkan membentuk pribadi yang lebih baik dan siap kembali berperan positif di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Bekal spiritual dinilai penting agar WBP perempuan tidak mengulang kesalahan setelah bebas.
Lapas Tegal menyatakan pembinaan kepribadian akan terus dijalankan selama masa pidana. Pengawasan dan pendampingan menjadi bagian tetap dalam setiap rangkaian kegiatan keagamaan di dalam lapas.