SLAWI — Dari total peserta, 601 orang mengikuti kompetisi secara online dan 716 peserta berlomba secara offline. Cabang lomba dibagi ke dalam kategori seni, keagamaan, olahraga, dan akademik yang diikuti pelajar lintas jenjang, dari TK/RA hingga SMP/MTs.
Seremonial pembukaan dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal, Subroto, S.Pd.SD., M.M.Pd., bersama Kasi Pendidikan Madrasah Kabupaten Tegal dan jajaran pimpinan yayasan.
Cabang Lomba: dari Tahfidz Al-Qur'an hingga Turnamen Futsal
Ketua JSIT Indonesia Kabupaten Tegal, Arif Rahman Hakim, S.Pd.I., menyebut IYF 2026 mempertandingkan sejumlah mata lomba yang tersebar di empat kategori. Kategori seni dan kreativitas mencakup lomba mewarnai untuk jenjang TK/RA dan SD/MI serta lomba menggambar khusus SD/MI.
Untuk kategori keagamaan, peserta bersaing di lomba Tahfidz Al-Qur'an yang diikuti jenjang TK/RA, SD/MI, hingga SMP/MTs. Sementara kategori olahraga menggelar turnamen futsal dan panahan.
Adapun kategori akademik mempertandingkan Olimpiade Sains, Matematika, IPS, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab.
"Beragam mata lomba ini menjadi ruang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membangun pengalaman berkompetisi secara sportif," ujar Arif, Senin (28/9).
Sekolah Non-Anggota JSIT Ikut Berkompetisi
Ketua Panitia IYF, Eni Nuraini, S.HI., bersama tim sukses mengawal seluruh rangkaian acara hingga berjalan tertib dan lancar. Pelibatan sekolah non-anggota JSIT memberi warna tersendiri pada festival tahun ini.
Menurut Eni, keterlibatan sekolah di luar jaringan JSIT menjadikan IYF bukan sekadar ajang internal organisasi, melainkan wadah silaturahmi pendidikan yang lebih luas di Kabupaten Tegal. Pelajar dari berbagai latar sekolah bertemu dalam satu panggung kompetisi yang sama.
Antusiasme Ribuan Pelajar Lintas Jenjang
Jumlah peserta yang menembus 1.317 orang menunjukkan besarnya minat sekolah di Kabupaten Tegal terhadap ajang ini. Kompetisi berlangsung secara edukatif, sportif, dan penuh semangat kebersamaan.
Rangkaian lomba daring dan luring yang sudah dimulai sejak 21 September 2026 menjadi panggung bertemunya pelajar lintas jenjang. Ajang ini sekaligus memperkuat jejaring pendidikan Islam terpadu di wilayah tersebut.