SALATIGA — Sebanyak 25 kota dari lima provinsi berkumpul di Salatiga untuk menghadiri Pra Rapat Koordinasi Komisariat Wilayah (Pra Rakor Komwil) III APEKSI Tahun 2026. Pertemuan di Wahid Prime Hotel Salatiga, Selasa (19/5/2026), ini menyoroti persoalan struktural yang membelenggu keuangan daerah: tingginya ketergantungan pada dana transfer pemerintah pusat.
Ketua Komwil III APEKSI sekaligus Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut kondisi ini sebagai tantangan serius yang menuntut inovasi pembiayaan dari masing-masing daerah. “Persoalan pengelolaan sampah perkotaan dan tingginya ketergantungan terhadap dana transfer pusat menuntut inovasi daerah dalam pembiayaan pembangunan,” ungkap Farhan dalam sambutannya.
Dari Sampah hingga Perubahan Iklim: Beban Kota yang Kian Kompleks
Forum bertema “Kepemimpinan Kota Transformatif dan Peta Jalan Strategis Jangka Panjang” ini tidak hanya membahas soal fiskal. Muhammad Farhan memaparkan sejumlah tantangan multidimensi yang dihadapi kota-kota anggota: dampak perubahan iklim, kerentanan infrastruktur, persoalan tata ruang, hingga keterbatasan pendanaan untuk mitigasi bencana.
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menambahkan bahwa persoalan sampah menjadi momok tersendiri, terutama bagi kota dengan keterbatasan geografis dan lahan. “Persoalan perkotaan saat ini membutuhkan kolaborasi kuat, inovasi kebijakan, serta sinergi antardaerah agar solusi yang dihasilkan lebih efektif dan berkelanjutan,” terang Robby.
Misi Memperkuat Otonomi dan Tata Kelola Inklusif
Muhammad Farhan menegaskan misi utama APEKSI saat ini: mempercepat otonomi daerah dan memperkuat sinergi lintas daerah. “Serta mewujudkan pembangunan yang demokratis dan transparan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Forum ini juga menyoroti penguatan tata kelola kota yang inklusif. Salah satu rencana yang mengemuka adalah penyelenggaraan Simposium Kota Inklusi. Langkah ini didorong untuk menciptakan standar pelayanan publik yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan di seluruh kota anggota Komwil III.
Dua Keputusan Strategis: Cirebon dan Bandung Jadi Tuan Rumah
Pra Rakor ini menghasilkan dua keputusan penting. Pertama, Kota Cirebon direkomendasikan sebagai tuan rumah Rapat Kerja Komisariat Wilayah III APEKSI tahun 2027. Kedua, Kota Bandung ditetapkan sebagai tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional APEKSI 2027 mendatang.
Robby Hernawan berharap forum ini menjadi ruang konkret bagi pemerintah kota untuk menyampaikan tantangan riil kepada pemerintah pusat. “Forum ini harus menjadi ruang konkret untuk menyampaikan tantangan riil daerah kepada pemerintah pusat, sekaligus menjadi wadah berbagi praktik baik antar-kota,” tutup Robby.
Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Penanganan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup RI, perwakilan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, serta para sekretaris daerah se-Komwil III APEKSI.