JAWA TENGAH — Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin bukan nama yang tiba-tiba muncul di turnamen super series. Keduanya merupakan binaan BNI Bulutangkis Academy yang digagas sejak 2023. Dalam program itu, BNI mengucurkan dana pembinaan sebesar Rp 50 miliar per tahun untuk menjaring dan melatih bibit muda dari berbagai daerah di Indonesia.
Hasilnya mulai terlihat. Di Indonesia Open 2026 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pekan lalu, Raymond/Joaquin sukses menundukkan unggulan kedua asal Denmark di semifinal dengan skor 21-18, 19-21, 21-15. "Kami sangat bangga. Ini buah dari kerja keras pelatih dan dukungan penuh BNI," ujar Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar, dalam konferensi pers usai pertandingan.
Dampak ke Ekosistem Bulutangkis Nasional
Keberhasilan ini tak hanya soal dua atlet. Program BNI-PBSI juga menghidupkan kembali gairah bulutangkis di daerah-daerah. Sejak 2024, BNI telah membangun 10 pusat latihan di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. Setiap pusat latihan menampung 30 atlet muda dengan fasilitas asrama, pelatih bersertifikat, dan gizi terjamin.
Menurut data PBSI, jumlah atlet junior yang terdaftar di klub-klub daerah naik 40 persen dalam dua tahun terakhir. "BNI tidak hanya memberi uang, tapi juga sistem. Ini yang membuat regenerasi atlet berjalan," kata Sekretaris Jenderal PBSI, Ahmad Budiarto.
Model Bisnis Olahraga BUMN
BNI bukan satu-satunya BUMN yang terjun ke olahraga. Namun, pola kemitraan yang dibangun berbeda. Alih-alih sekadar sponsor, BNI menempatkan program ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang terukur. Setiap tahun, BNI melaporkan jumlah atlet yang naik kelas ke level nasional dan internasional.
Target berikutnya, Raymond/Joaquin diharapkan bisa menembus peringkat 10 besar BWF pada akhir 2026. "Kami tidak berhenti di sini. Kami ingin Indonesia kembali berjaya di bulutangkis, dan BNI akan terus mendukung," tutup Royke.
Keberhasilan Raymond/Joaquin menjadi bukti bahwa kolaborasi BUMN dengan induk organisasi olahraga bisa menghasilkan prestasi nyata, bukan sekadar seremonial belaka.