Pencarian

Hendropriyono Bantah Tuduhan Dukung Penggulingan Pemerintah, Sebut Isu Itu Hoaks dan Fitnah

Jumat, 19 Juni 2026 • 15:51:01 WIB
Hendropriyono Bantah Tuduhan Dukung Penggulingan Pemerintah, Sebut Isu Itu Hoaks dan Fitnah
Hendropriyono menegaskan tidak terlibat dalam aksi kritik terhadap pemerintah di Jakarta, Jumat (19/6).

JAWA TENGAH — Pernyataan tersebut disampaikan Hendropriyono di Jakarta, Jumat (19/6), sebagai respons atas isu yang menyebutkan orang-orang di sekitarnya berada di balik gelombang aksi kritik keras terhadap pemerintah. Menurut dia, informasi itu sengaja disebarkan untuk merusak reputasi dan memecah belah persatuan bangsa.

"Bahwa saya dan orang-orang yang ada di dekat saya tidak ada yang terlibat. Tidak ada teman-teman maupun keluarga yang tidak mendukung pemerintah," ujar Hendropriyono dalam keterangan resminya.

Prinsip Konstitusional yang Dipegang Teguh

Jenderal bintang empat penerima Bintang RI dari Presiden Prabowo Subianto itu menegaskan bahwa penyampaian pendapat di muka umum harus tetap berada dalam koridor hukum dan konstitusional. Ia mengingatkan bahwa demokrasi hanya dapat berkembang apabila perbedaan disalurkan melalui cara-cara yang damai dan beradab.

"Semua upaya inkonstitusional yang mengancam persatuan bangsa dan pemerintahan yang sah tidak boleh mendapatkan tempat dalam kehidupan bernegara," kata Hendropriyono.

Ia menekankan bahwa dirinya selalu memegang prinsip menjaga keutuhan Republik Indonesia dan stabilitas nasional. Prinsip itu, lanjutnya, telah ia pegang teguh sejak aktif sebagai anggota TNI hingga pensiun.

Keluarga Bukan Cerminan Sikap Politik

Dalam pernyataannya, Hendropriyono juga meluruskan asumsi publik yang kerap menyamakan hubungan kekerabatan dengan kesamaan pandangan politik. Menurut dia, anak, menantu, saudara, maupun kerabat dapat saja memiliki pilihan politik yang berbeda.

"Kekerabatan tidak identik dengan kesamaan ideologi. Hubungan darah tidak dapat dijadikan bukti adanya hubungan politik. Itu yang harus dipegang kalau memang kita orang yang melek dan intelek," ujarnya.

Ia menambahkan, setiap orang bertanggung jawab atas sikap dan tindakannya sendiri, bukan atas hubungan kekeluargaan. Pernyataan ini sekaligus menjawab spekulasi yang mengaitkan gerakan politik tertentu dengan nama-nama yang memiliki hubungan keluarga dengannya.

Masyarakat Diminta Tak Mudah Percaya Hoaks

Di akhir pernyataannya, Hendropriyono mengajak masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi palsu yang beredar, terutama di media sosial. Ia meminta setiap warga untuk selalu mengecek fakta sebelum menyebarkan informasi.

"Saya mengajak masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap hoaks, apalagi simulakra. Selalu periksa fakta sebelum menyebarkan informasi, jangan main forward aja," katanya.

Pernyataan tegas dari mantan Kepala BIN ini muncul di tengah meningkatnya tensi politik nasional dan maraknya isu gerakan inkonstitusional yang beredar di publik. Hendropriyono menegaskan bahwa persatuan bangsa, ketertiban konstitusi, dan keselamatan negara harus selalu ditempatkan di atas kepentingan golongan maupun ambisi politik sesaat.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks