Pencarian

BPJS Ketenagakerjaan Jateng dan DIY Perkuat PEKA di Harpelnas, Ahli Waris Peserta di Surakarta Kini Punya Usaha Frozen Food

Sabtu, 05 September 2026 • 14:00:31 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Jateng dan DIY Perkuat PEKA di Harpelnas, Ahli Waris Peserta di Surakarta Kini Punya Usaha Frozen Food
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat melayani peserta klaim Jaminan Hari Tua di Kantor Cabang Surakarta pada peringatan Hari Pelanggan Nasional 2026.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat turun langsung melayani peserta klaim Jaminan Hari Tua (JHT) di Kantor Cabang Surakarta dalam rangka Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026. Momen ini dimanfaatkan untuk memastikan layanan optimal serta meninjau program pemberdayaan penerima manfaat, termasuk kisah Yani, ahli waris peserta yang berhasil merintis usaha frozen food.

SURAKARTA — BPJS Ketenagakerjaan memastikan perlindungan tidak berhenti saat klaim manfaat dibayarkan. Dalam peringatan Harpelnas 2026, jajaran Dewan Pengawas dan Direksi menunjukkan komitmen itu dengan mendatangi langsung peserta di Kantor Cabang Surakarta, Senin lalu.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat tidak hanya menyapa para pekerja. Ia turut memberikan pelayanan langsung kepada peserta yang tengah mengurus klaim Jaminan Hari Tua (JHT) dan berdiskusi mengenai kemudahan akses layanan tanpa biaya tambahan.

Manfaat Klaim Disulap Jadi Modal Usaha Frozen Food

Salah satu kisah yang menjadi sorotan adalah Yani, seorang ahli waris peserta yang kehilangan suaminya. Alih-alih menghabiskan dana santunan untuk konsumsi, ia memilih merintis usaha frozen food sebagai penopang ekonomi keluarga.

Usaha Yani tidak berjalan sendiri. BPJS Ketenagakerjaan memberikan pendampingan lewat Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA). Pada puncak acara Harpelnas, produk olahan Yani turut dipamerkan bersama produk penerima manfaat lain di Kantor Cabang Surakarta.

Prinsip 3P Agar Dana Santunan Tidak Habis untuk Konsumtif

Saiful menjelaskan, nilai manfaat jaminan sosial yang diterima peserta bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Tanpa perencanaan, dana tersebut rawan habis untuk hal konsumtif.

PEKA hadir dengan pendekatan 3P: Pelatihan, Produktif, dan Profit. Penerima manfaat dibekali keterampilan serta pendampingan usaha hingga usahanya mampu menghasilkan keuntungan secara berkelanjutan.

“Kami berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah dan pentahelix, untuk melakukan pelatihan dan pemberdayaan. Kemudian kami dampingi sampai menjadi produktif dan terakhir kami bantu agar bisa menjadi profit,” jelas Saiful dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.

Bukan Sekadar Seremoni, tapi Memastikan Layanan 3M

Saiful menegaskan bahwa peringatan ini adalah bentuk evaluasi nyata pelayanan. Pihaknya ingin memastikan prinsip Value Beyond Protection berjalan, yang dijabarkan dalam tiga nilai utama: Melayani, Melindungi, dan Memberdayakan (3M).

“Jadi sekali lagi, Hari Pelanggan ini bukan hanya sebagai seremonial, tetapi kami ingin memastikan bagaimana kami melayani dan melindungi, apa saja yang bisa kami tingkatkan, dan tentunya bagaimana kami selanjutnya bisa lebih memberdayakan para peserta dan ahli waris kami,” tegasnya.

Peran Kantor Wilayah Jateng-DIY dalam Pendampingan

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Tengah dan DIY Cahyaning Indriasari menambahkan, Harpelnas menjadi momentum untuk mendekatkan layanan pada peserta. Ia menekankan bahwa tugas BPJS tidak berhenti pada pembayaran manfaat saat risiko terjadi.

“Bagi kami, pelayanan bukan hanya tentang memberikan manfaat ketika risiko terjadi, tetapi juga bagaimana memastikan peserta dan keluarganya mendapatkan pendampingan untuk bangkit dan kembali berdaya setelah menghadapi risiko,” ujar Cahyaning.

Jaminan sosial ketenagakerjaan sendiri mencakup perlindungan atas risiko kecelakaan kerja, kehilangan pekerjaan, hari tua, hingga kematian. Dengan adanya program pemberdayaan, BPJS Ketenagakerjaan berharap setiap pekerja dan keluarganya tidak hanya terlindungi, tetapi juga berdaya secara ekonomi.

Follow pantaujateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jateng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks