Pencarian

Bekas TPA Jatibarang Semarang Terbakar, 2 Hektare Lahan dan Tumpukan Sampah Dilalap Api

Sabtu, 19 September 2026 • 10:31:02 WIB
Bekas TPA Jatibarang Semarang Terbakar, 2 Hektare Lahan dan Tumpukan Sampah Dilalap Api

SEMARANGKebakaran di lahan bekas TPA Jatibarang dilaporkan masuk ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang sekitar pukul 19.10 WIB, Jumat (18/9/2026) malam. Petugas mengerahkan 35 personel dari sejumlah pos untuk memadamkan api dengan dukungan armada serta pasokan air dari ASB Jatibarang, PDAM Kota Semarang, dan PMI.

Pemadaman utama selesai sekitar pukul 21.00 WIB. Meski begitu, petugas masih melakukan penyisiran guna mengantisipasi munculnya kembali titik api di lokasi.

Api Berawal dari Sisi Barat Kawasan Bekas TPA

Kasi Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Listiyono, mengatakan api pertama kali terlihat dari sisi barat kawasan bekas TPA sebelum merambat ke area lain. Material yang terbakar mayoritas berupa sampah yang masih berada di area bekas TPA, ditambah ilalang dan rumput liar.

"Apinya berawal dari sisi barat, lalu merambat," kata Listiyono.

Menurutnya, masih ada warga yang membuang sampah ke kawasan tersebut meski statusnya sudah nonaktif. Sampah itulah yang ikut memperbesar kobaran api.

"Ada sampah yang terbakar. Karena ternyata masih ada yang buang di sini. Padahal harusnya nonaktif," ujarnya.

Penyebab Kebakaran Belum Diketahui

Hingga Sabtu (19/9/2026) pagi, penyebab kebakaran belum diketahui. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono, menyatakan pihaknya masih mendalami penyebab kejadian tersebut.

"Untuk penyebabnya belum diketahui," kata Tantri.

Asap Hitam Ganggu Pandangan Pengguna Jalan

Warga setempat, Nuchrowi (56), mengaku asap hitam sempat mengganggu jarak pandang pengguna jalan di sekitar lokasi. Ia menyebut kondisi jalanan menjadi gelap karena tertutup asap saat dirinya melintas.

"Tadi pas saya sampai sini jalanan gelap banget karena tertutup asap," ujarnya.

Nuchrowi juga menyoroti akses masuk petugas yang sempat terkendala karena gerbang bekas TPA tertutup rapat. Gerbang itu akhirnya dibuka bersama-sama agar armada pemadam bisa masuk ke area kebakaran.

"Gerbangnya tertutup rapat, enggak bisa didorong. Tadi gerbangnya sampai diangkat ramai-ramai supaya armada bisa masuk. Beruntung penanganan dari petugas pemadam ini cepat," katanya.

Petugas masih bersiaga di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala setelah pemadaman utama rampung.

Follow pantaujateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jatengnews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks