JAWA TENGAH — Jorge Martin kembali menguasai puncak klasemen MotoGP 2026 setelah tampil impresif di MotoGP Austria, merebut juara sprint race dan finis kedua di balapan utama. Pembalap itu kini unggul 12 angka atas Marc Marquez dengan sisa tujuh seri, memaksa persaingan gelar juara dunia musim ini berjalan ketat hingga balapan terakhir.
Marc Marquez kehilangan posisi puncak klasemen usai MotoGP San Marino, ketika poinnya disamakan oleh Jorge Martin. Tekanan itu dibalas Marquez dengan performa solid di Red Bull Ring, tetapi hasilnya justru sebaliknya.
Di MotoGP Austria, Marquez hanya finis kedua pada sprint race dan terpuruk di posisi kelima saat balapan utama. Sementara Jorge Martin tampil dominan dengan merebut kemenangan sprint race dan finis kedua di full race.
Jorge Martin Kembali Kuasai Puncak Klasemen
Kombinasi hasil tersebut membuat Jorge Martin kembali menguasai puncak klasemen MotoGP 2026. Keunggulannya kini mencapai 12 angka atas Marc Marquez, dengan tujuh seri tersisa di musim ini.
Bagi Marquez, selisih itu bukan jarak yang aman. Ia tidak bisa lagi melaju santai merebut gelar juara dunia seperti yang mungkin dibayangkan banyak pengamat sebelum MotoGP Austria digelar.
Modal Kepercayaan Diri Jorge Martin di Sisa Musim
Keberhasilan Jorge Martin melakukan perlawanan di Red Bull Ring menambah kepercayaan dirinya menghadapi sisa balapan. Apalagi, catatan Marc Marquez dalam beberapa musim terakhir menunjukkan ia tidak selalu solid di akhir musim.
Musim lalu saat meraih gelar juara dunia, Marquez juga sempat tampil kurang konsisten di sejumlah balapan penutup. Pola itu bisa menjadi celah yang dimanfaatkan Jorge Martin untuk menjaga jarak, bahkan memperlebar keunggulan.
Jadwal MotoGP Jepang dan Mandalika Jadi Penentu
Balapan berikutnya akan berlangsung di MotoGP Jepang pada 2-4 Oktober. Setelah itu, MotoGP berpindah ke MotoGP Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia.
Dua seri beruntun di Asia itu bisa menjadi titik balik bagi Marquez untuk mengejar ketertinggalan, atau justru momen bagi Jorge Martin memperkokoh posisinya di puncak klasemen.
Dengan tujuh seri tersisa dan selisih 12 poin, perburuan gelar juara dunia MotoGP 2026 masih terbuka lebar. Jorge Martin telah membuktikan dirinya bukan sekadar pelengkap, melainkan rival sepadan yang siap memberi perlawanan hingga balapan terakhir.