SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan bahwa penghargaan pengendalian inflasi terbaik dari Kemendagri menjadi pendorong bagi seluruh jajaran pemda di wilayahnya. Menurutnya, stabilitas harga kebutuhan pokok adalah prioritas utama yang berdampak langsung pada daya beli warga.
Penghargaan ini menandakan bahwa harga sembako di Jateng relatif lebih stabil dibanding daerah lain. Bagi warga, artinya biaya hidup harian tidak mengalami lonjakan drastis, terutama menjelang hari besar keagamaan atau musim panen.
Pemprov Jateng selama ini mengandalkan operasi pasar dan kerja sama dengan Bulog untuk menjaga pasokan beras, minyak goreng, dan cabai. Stabilitas harga ini juga melindungi pedagang kecil di pasar tradisional agar tidak kehilangan pelanggan.
Kelompok yang paling merasakan manfaat adalah rumah tangga berpenghasilan rendah dan pelaku UMKM. Ketika harga barang kebutuhan pokok terkendali, beban pengeluaran bulanan mereka tidak membengkak.
Gubernur Ahmad Luthfi menekankan bahwa pencapaian ini menjadi stimulus bagi jajaran pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota di wilayahnya. Artinya, setiap daerah diminta terus berinovasi dalam menjaga inflasi, bukan sekadar mempertahankan rekor.
Pemprov Jateng mengandalkan data harga harian dari dinas perdagangan kabupaten/kota untuk mendeteksi lonjakan lebih awal. Jika harga mulai naik, operasi pasar segera digelar di titik-titik rawan, seperti pasar tradisional di Semarang, Solo, dan Banyumas.
Selain itu, koordinasi dengan petani dan distributor diperkuat agar pasokan bahan pangan tidak terputus. Langkah ini dinilai efektif karena Jateng merupakan salah satu lumbung pangan nasional.
Pemprov Jateng menargetkan inflasi tahunan tetap di bawah 3 persen. Ahmad Luthfi meminta setiap bupati dan wali kota untuk tidak lengah, terutama menjelang Ramadan dan Lebaran yang biasanya memicu kenaikan harga.
Penghargaan dari Kemendagri ini juga menjadi tolok ukur bagi investor untuk melihat stabilitas ekonomi daerah. Inflasi yang terkendali menandakan iklim usaha yang sehat dan daya beli masyarakat yang terjaga.