Pencarian

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Instruksikan APBD Perubahan 2026 Fokus Perbaikan Jalan, Pokir DPRD Wajib Infrastruktur

Kamis, 04 Juni 2026 • 23:49:01 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Instruksikan APBD Perubahan 2026 Fokus Perbaikan Jalan, Pokir DPRD Wajib Infrastruktur
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meninjau lokasi perbaikan jalan provinsi sebagai bagian dari percepatan perbaikan infrastruktur.

SEMARANG — Jalan rusak menjadi perhatian utama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di tahun 2026. Ia memastikan APBD Perubahan tahun ini akan dikoreksi secara signifikan untuk mengebut perbaikan jalan provinsi yang selama ini dikeluhkan warga. Bahkan, ia menekankan usulan anggaran dari dewan pun harus mengarah ke sektor yang sama.

“Prioritas infrastruktur jalan. Di Anggaran perubahan nanti kita ubah. Pokir akan direvitalisasi untuk infrastruktur jalan,” tegas Ahmad Luthfi kepada wartawan di sela-sela acara.

Target Akhir 2026: Jalan Rusak Berkurang Signifikan

Gubernur menargetkan akhir tahun 2026 persentase jalan rusak di Jawa Tengah bisa ditekan secara nyata. Ia tak ingin warga terus mengeluhkan jalan berlubang yang membahayakan keselamatan. Menurutnya, musim hujan panjang tahun lalu hingga awal 2026 menjadi penyebab utama penurunan kualitas aspal.

“Saat ini masuk kemarau dan kita cek lagi untuk segera perbaikan,” ujarnya.

Anggaran Rp 75 Miliar untuk Jalan Provinsi dan Kabupaten

Sepanjang 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 75 miliar untuk perbaikan jalan di tingkat provinsi maupun kabupaten. Salah satu proyek yang sudah masuk tahap lelang adalah perbaikan Jalan Raya Randublatung-Cepu di Kabupaten Blora dengan nilai anggaran Rp 5,276 miliar pada 2026.

Luthfi menyebut banyak usulan perbaikan jalan masuk dari berbagai kabupaten dan kota, bukan hanya dari Blora. Ia meminta agar proses lelang segera rampung agar pembangunan fisik bisa dimulai.

Kualitas Pekerjaan Jadi Sorotan Utama

Gubernur Ahmad Luthfi menekankan pentingnya kualitas dalam setiap proyek perbaikan jalan. Ia menyoroti agar penanganan jalan tidak dilakukan secara asal-asalan. “Jangan sampai setelah diperbaiki, cepat rusak lagi,” ucapnya mengingatkan.

Revitalisasi pokir ini dinilai penting karena banyak usulan warga yang disampaikan melalui reses anggota DPRD. Luthfi ingin agar mekanisme pokir benar-benar menjawab kebutuhan mendasar masyarakat di daerah, terutama akses jalan yang layak.

Bagikan
Sumber: jatengpos.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks