JAWA TENGAH — PSSI memilih Bandung dan Surabaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Presiden Elite 2026. Stadion Si Jalak Harupat akan menjadi markas Grup A, sementara Stadion Gelora Bung Tomo menjadi basis Grup B.
Lima klub Indonesia yang berlaga adalah Persib Bandung, Arema FC, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, dan PSMS Medan. Tiga tim tamu dari Asia Tenggara melengkapi daftar peserta: DPMM FC (Brunei Darussalam), Tampines Rovers (Singapura), dan Port FC (Thailand) yang menyandang status juara bertahan.
Erick Thohir menyebut turnamen ini bukan sekadar pemanasan. “Kami ingin melihat apakah klub-klub Indonesia bisa bersaing dengan tim-tim terbaik Asia Tenggara, termasuk Port FC yang musim lalu menjadi juara,” ujarnya.
Grup A: Derby Klasik dan Ancaman Kuda Hitam
Grup A mempertemukan Persib Bandung, Arema FC, DPMM FC, dan Tampines Rovers. Laga pembuka langsung menyajikan duel panas antara Persib dan Arema FC pada Sabtu (25/7) pukul 19.30 WIB di Stadion Si Jalak Harupat.
Sebelumnya, laga DPMM FC kontra Tampines Rovers akan membuka turnamen pada pukul 15.30 WIB. Kedua tim asing ini dinilai berpotensi menjadi kuda hitam yang merebut tiket semifinal.
Grup B: Persebaya Vs Persija dan Ujian dari Port FC
Grup B menyajikan pertarungan seru antara Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Port FC. Duel klasik Persebaya melawan Persija dijadwalkan pada Minggu (26/7) pukul 19.30 WIB di Stadion Gelora Bung Tomo.
Kehadiran Port FC, juara bertahan, membuat grup ini diprediksi paling ketat. Tim asal Thailand itu akan menghadapi PSMS Medan pada laga perdana pukul 15.30 WIB, sehari sebelumnya.
Jadwal Padat, Pemain Jadi Prioritas
Meski turnamen digelar dalam waktu 13 hari, PSSI memastikan jumlah peserta sengaja dibatasi. Langkah ini diambil agar tidak mengganggu kalender kompetisi domestik maupun agenda internasional, sekaligus memberi waktu pemulihan yang cukup bagi para pemain sebelum musim resmi 2026/2027 bergulir.
Hasil turnamen ini diharapkan menjadi gambaran awal kesiapan setiap tim, terutama klub-klub Indonesia, dalam menghadapi persaingan di kawasan Asia Tenggara pada musim mendatang.