JAWA TENGAH — Kemenangan comeback ini mengantarkan pasukan Carlo Ancelotti lolos ke fase gugur. Brasil kini menunggu lawan yang akan muncul dari duel Pantai Gading versus Norwegia.
Jepang sempat membuat kejutan di menit ke-29. Kaishu Sano menjadi momok bagi lini belakang Brasil. Berawal dari dribel panjang dari tengah lapangan, ia melepaskan tembakan mendatar dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau Alisson Becker. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Carlo Ancelotti langsung menarik Lucas Paqueta dan memasukkan Endrick. Keputusan itu langsung meningkatkan intensitas serangan Brasil. Pada menit ke-51, sundulan Danilo masih bisa diblok Zion Suzuki. Semenit berselang, giliran sundulan Bruno Guimaraes yang digagalkan Takehiro Tomiyasu.
Gol penyeimbang akhirnya datang di menit ke-54. Casemiro menyambut umpan silang Gabriel Magalhaes dengan sundulan keras ke tiang jauh. Kedudukan berubah 1-1.
Brasil nyaris berbalik unggul dua menit setelah gol Casemiro. Vinicius Junior menusuk dari sisi kiri, melewati beberapa pemain, sebelum melepaskan tembakan yang ditepis Suzuki dan membentur tiang gawang. Peluang emas terbuang.
Namun, kerja keras Brasil terbayar lunas di masa injury time. Umpan Bruno Guimaraes diterima Gabriel Martinelli yang berdiri bebas di kotak penalti. Tanpa kesulitan, ia menaklukkan Suzuki dari jarak dekat dan membuat publik Houston bergemuruh. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang.
Dominasi penguasaan bola Brasil tak serta-merta menghasilkan gol cepat. Justru Jepang yang lebih efektif memanfaatkan serangan balik di babak pertama. Namun, perubahan strategi Ancelotti di babak kedua dan kegigihan para pemain pengganti menjadi faktor penentu kemenangan Tim Samba.