Pedagang dan Pengunjung Pasar Sidomakmur Blora Keluhkan Toilet Tersumbat hingga Jalan Belum Dipaving, Pengelola Janji Perbaiki

Penulis: Budi Santoso  •  Rabu, 01 Juli 2026 | 22:52:31 WIB
Pedagang dan pengunjung Pasar Sidomakmur Blora mengeluhkan toilet umum yang tersumbat dan jalan pasar yang belum dipaving.

BLORA — Keluhan pedagang dan pengunjung Pasar Sidomakmur, Kabupaten Blora, soal fasilitas yang tak lagi optimal akhirnya mendapat respons dari pengelola. Dalam peninjauan langsung pekan lalu, ditemukan sejumlah titik kritis: pasokan air di kamar mandi umum tidak lancar, kloset tersumbat, talang bangunan bocor, hingga sebagian jalan di antara blok pasar yang belum dipaving.

Kondisi ini dinilai mengganggu kenyamanan bertransaksi. Beberapa toilet bahkan terlihat tidak terawat dan sebagian ditutup. Pengelola pasar memastikan akan segera mengajukan perbaikan.

Bukan Kemarau, Tapi Transisi Pengelolaan

Listiyo Utomo, Kepala UPT Pasar Wilayah I, menegaskan bahwa gangguan air bersih di toilet umum tidak ada kaitannya dengan musim kemarau. “Ini bukan karena musim kemarau. Kendalanya karena ada masa transisi pengelolaan, sehingga pelayanan air belum optimal di beberapa titik,” ujarnya, Rabu (1/7/2026).

Pasar Sidomakmur memiliki sekitar 10 titik kamar mandi umum. Menurut Listiyo, beberapa di antaranya mengalami kerusakan saluran akibat tersumbat sampah dan kloset yang pecah. Proses transisi menuju sistem outsourcing disebut menjadi penyebab utama pelayanan air tersendat di beberapa lokasi.

Perbaikan Bertahap: Sumur, Tandon, hingga Paving Jalan

Hasil peninjauan bersama Dindagkop UKM, sejumlah langkah perbaikan telah direncanakan. Untuk sistem air bersih, pengelola akan memperbaiki sumur, membangun tandon dan menara air, mengganti peralatan yang rusak, serta memperbaiki jaringan perpipaan. Langkah ini diharapkan mengembalikan fungsi kamar mandi umum yang selama ini dikeluhkan.

Selain sanitasi, akses jalan di antara Blok B dan Blok E juga menjadi prioritas. Area seluas sekitar 10 x 30 meter tersebut hingga kini belum dipaving, menyulitkan pedagang dan pengunjung saat melintas. “Kami usulkan segera dipaving supaya penataan pedagang lebih rapi dan tidak mengganggu akses jalan maupun parkir,” kata Listiyo.

Tak hanya itu, talang bangunan yang bocor di sejumlah blok pasar juga akan diperbaiki. Menurut pengelola, hampir seluruh area pasar memiliki persoalan serupa sehingga membutuhkan penanganan secara bertahap dan menyeluruh.

Belum ada angka pasti anggaran yang disiapkan untuk perbaikan ini. Namun, pengelola memastikan usulan telah disampaikan ke dinas terkait agar realisasi bisa segera dilakukan.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: lingkarjateng.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top