SOLO — Vukasin Vranes tidak lagi tercatat sebagai bagian dari skuad Persis Solo untuk musim kompetisi mendatang. Kepastian ini disampaikan pihak klub setelah kontrak sang pemain berakhir bersamaan dengan selesainya musim 2025/2026.
Vukasin Vranes bukan nama asing di sepak bola Eropa. Sebelum merumput di Indonesia, kiper berusia 27 tahun itu sempat menimba ilmu di akademi klub-klub Serbia dan menembus tim utama FK Radnicki Nis. Ia juga pernah mencicipi kompetisi di level benua saat membela klub di Montenegro dan Bosnia.
Pengalaman di Eropa itu menjadi modal berharga saat ia direkrut Persis Solo. Postur tubuhnya yang mencapai 192 cm serta refleks tangannya yang cepat sempat menjadi andalan di bawah mistar gawang Laskar Sambernyawa.
Selama membela Persis Solo, Vranes tercatat tampil dalam beberapa laga penting di Liga 2. Meski tak selalu menjadi pilihan utama, kontribusinya dinilai solid oleh jajaran pelatih. Catatan penyelamatan kritisnya di beberapa pertandingan membuat namanya tetap diperhitungkan di bursa transfer.
Statistik lengkap penampilannya selama berseragam biru-putih belum dirilis secara resmi oleh klub. Namun, sumber internal menyebut kiper asal Balkan itu memiliki persentase penyelamatan di atas rata-rata untuk ukuran kiper asing di kasta kedua Liga Indonesia.
Status Vranes yang kini bebas transfer membuat sejumlah klub mulai melirik. Beberapa tim Liga 1 dan Liga 2 dipercaya membutuhkan kiper asing dengan jam terbang tinggi dan pengalaman internasional. Vranes dinilai masih berada di usia emas untuk seorang penjaga gawang.
Selain klub dalam negeri, peluang Vranes kembali ke Eropa juga terbuka lebar. Koneksinya dengan agen-agen sepak bola di Balkan masih terjaga. Hal ini membuat potensi perburuan tanda tangannya semakin menarik untuk diikuti.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari manajemen Persis Solo atau tim lain terkait langkah selanjutnya dari Vukasin Vranes. Kepastian klub barunya kemungkinan baru akan terungkap menjelang bursa transfer Liga 2 musim 2026/2027 dibuka.