SEMARANG — Lintasan atletik kebanggaan warga Semarang itu akan disterilkan dari aktivitas publik. Dispora memastikan perbaikan menyasar seluruh permukaan lintasan yang mulai mengelupas dan tidak rata.
Penutupan berlaku efektif mulai 15 Juli hingga 18 Agustus. Selama periode itu, tak ada aktivitas lari atau joging yang diizinkan di area lintasan. Dispora menargetkan seluruh pekerjaan rampung sebelum peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Lintasan atletik GOR Tri Lomba Juang merupakan salah satu fasilitas olahraga tertua di Semarang. Intensitas pemakaian yang tinggi membuat permukaan karet lintasan mengalami degradasi. Beberapa titik bahkan sudah berlubang dan membahayakan pelari.
"Kalau tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan justru menyebabkan cedera bagi pengguna," ujar Kepala Dispora Kota Semarang dalam keterangan yang diterima.
Bagi komunitas lari dan atlet yang biasa berlatih di GOR Tri Lomba Juang, Dispora menyarankan untuk sementara menggunakan lintasan di Stadion Citarum atau area olahraga di Universitas Diponegoro. Kedua lokasi itu masih dalam kondisi layak dan bisa diakses publik.
Pemkot Semarang juga membuka opsi bagi warga yang ingin berolahraga di jalur pedestrian sepanjang Jalan Pemuda yang sudah diperlebar. Namun, aktivitas lari di trotoar tetap harus mengutamakan keselamatan pejalan kaki lain.