BREBES — BPBD Kabupaten Brebes kembali mengerahkan dua unit mobil tangki air bersih ke wilayah selatan yang dilanda kekeringan. Distribusi dilakukan di Blok Lapangan Garuda atau Buaran, Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung, pada Senin (27/7/2026).
Anggota BPBD Brebes wilayah selatan, Budi Sujatmiko, mengatakan total kapasitas air yang disalurkan mencapai 10.000 liter. Langkah ini diambil setelah warga di enam RT mengeluhkan krisis air bersih akibat kemarau panjang.
Budi merinci, satu ritase mobil tangki berkapasitas 5.000 liter diperuntukkan bagi warga RT 02 dan RT 05 RW 01. Total penerima manfaat di dua RT itu sebanyak 394 jiwa.
"Sementara satu ritase lainnya dengan kapasitas yang sama didistribusikan kepada warga RT 04, RT 06, dan RT 07 RW 01 dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 423 jiwa," ujar Budi.
Secara keseluruhan, bantuan air bersih tersebut menjangkau 817 jiwa di Desa Pangebatan. Proses pendistribusian melibatkan tim lapangan BPBD Brebes, termasuk Sri Lutfiani dan Ilham Panca, serta warga setempat agar air bisa dibagi secara merata.
BPBD Brebes terus memantau titik-titik rawan kekeringan di wilayah selatan kabupaten tersebut. Budi mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih segera berkoordinasi dengan pemerintah desa atau kecamatan.
"Permohonan distribusi air bersih bisa segera ditindaklanjuti setelah ada laporan dari tingkat desa," terangnya.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya BPBD Brebes untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau 2026. Pihaknya belum merinci berapa desa lain yang sudah mengajukan permohonan serupa.