Harga Pertamax Turun Jadi Rp 15.950 per 1 Agustus 2026, Pertamax Turbo Anjlok Rp 1.000

Penulis: Deni Kurniawan  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:53:01 WIB
Petugas melayani konsumen di SPBU saat harga Pertamax resmi turun menjadi Rp 15.950 per liter mulai 1 Agustus 2026.

JAWA TENGAH — Kebijakan penyesuaian harga ini tercantum dalam daftar resmi terbaru Pertamina yang berlaku untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) 5 persen, seperti DKI Jakarta. Dari total enam produk yang disesuaikan, tiga di antaranya mengalami penurunan harga, sementara dua produk diesel nonsubsidi dan dua BBM bersubsidi tetap bertahan di angka sebelumnya.

Penurunan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Agustus 2026

Perubahan harga paling mencolok terjadi pada segmen bahan bakar beroktan tinggi. Pertamax Turbo yang sebelumnya dibanderol Rp 19.300 per liter pada Juni lalu, kini turun signifikan menjadi Rp 18.300 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 juga ikut terkoreksi Rp 400 menjadi Rp 16.600 per liter.

  • Pertamax (RON 92): Rp 15.950 per liter (turun Rp 300 dari Rp 16.250)
  • Pertamax Green 95 (RON 95): Rp 16.600 per liter (turun Rp 400 dari Rp 17.000)
  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp 18.300 per liter (turun Rp 1.000 dari Rp 19.300)

Penurunan ini menjadi kabar baik bagi pemilik kendaraan bermesin kompresi tinggi yang selama ini mengandalkan bahan bakar RON 98. Selisih harga antara Pertamax dan Pertamax Turbo kini hanya sekitar Rp 2.350 per liter, terpaut lebih dekat dibanding bulan-bulan sebelumnya.

Harga Diesel Nonsubsidi dan BBM Bersubsidi Masih Stabil

Berbeda dengan produk bensin, segmen diesel Pertamina tidak mengalami pergerakan harga sama sekali. Pertamina Dex tetap dipatok di angka Rp 21.150 per liter, sementara Dexlite masih bertahan di Rp 19.700 per liter. Kedua harga tersebut berlaku untuk wilayah dengan PBBKB 5 persen dan tidak berubah sejak periode sebelumnya.

Untuk BBM bersubsidi, Pertalite RON 90 masih dibanderol Rp 10.000 per liter dan Biosolar Rp 6.800 per liter. Kedua produk ini tidak masuk dalam mekanisme penyesuaian harga bulanan karena harganya diatur pemerintah melalui skema subsidi.

Dampak Penurunan ke Konsumen dan Fluktuasi Harga Minyak Dunia

Pola penyesuaian harga yang dilakukan Pertamina Patra Niaga setiap awal bulan ini mengikuti tren harga minyak mentah internasional dan nilai tukar rupiah. Penurunan harga pada Agustus mengindikasikan rata-rata harga minyak global mengalami koreksi selama periode Juni-Juli 2026.

Bagi konsumen yang biasa mengisi penuh tangki motor matik atau mobil city car berkapasitas 30-40 liter, penurunan ini memberikan penghematan sekitar Rp 9.000 hingga Rp 12.000 per pengisian untuk Pertamax. Untuk pengguna Pertamax Turbo pada mobil berkapasitas tangki 45 liter, penghematan mencapai Rp 45.000 dalam satu kali isi penuh.

Perlu dicatat, harga yang berlaku di luar DKI Jakarta bisa berbeda karena komponen PBBKB tiap provinsi bervariasi antara 5 hingga 10 persen. Konsumen disarankan mengecek harga resmi di SPBU masing-masing atau melalui aplikasi MyPertamina untuk mengetahui tarif terkini di wilayahnya.

Reporter: Deni Kurniawan
Sumber: bloombergtechnoz.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top