JAWA TENGAH — Analis Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, dalam risetnya yang dirilis Selasa (18/8/2026), menyebutkan bahwa pasar tengah bersiap menghadapi potensi gejolak jangka pendek. "IHSG hari ini diprediksi bervariasi dalam kisaran 6.350-6.450," tulis Ratih.
Perhatian utama pasar pekan ini tertuju pada pengumuman hasil rebalancing indeks FTSE yang dijadwalkan rilis pada 22 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB. Perubahan konstituen dalam indeks acuan global ini berpotensi menjadi katalis signifikan bagi pergerakan saham, terutama karena memengaruhi alokasi dana investor institusi.
Saham-saham yang masuk atau keluar dari daftar konstituen biasanya mengalami tekanan atau dorongan volume transaksi yang lebih tinggi. Arus dana asing (net buy/sell) pun kerap bergerak dinamis mengikuti perubahan tersebut, sehingga menjadi sinyal penting bagi trader jangka pendek.
Dari sisi eksternal, pelaku pasar mencermati perilisan risalah rapat FOMC The Fed. Dokumen tersebut akan menjadi acuan utama untuk membaca arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat selanjutnya.
Setiap sinyal hawkish atau dovish yang terkandung dalam risalah dapat memicu pergerakan di pasar obligasi dan nilai tukar dolar AS. Imbasnya, sentimen ini akan ikut mewarnai pergerakan IHSG dan sektor perbankan yang sensitif terhadap perubahan suku bunga acuan.
Dengan rentang pergerakan yang diproyeksikan antara 6.350 dan 6.450, level 6.350 menjadi support terdekat yang harus dijaga. Jika level ini ditembus, potensi koreksi lebih dalam terbuka. Sebaliknya, tembusnya level 6.450 akan membuka ruang penguatan lebih lanjut bagi indeks.
Investasi mengandung risiko.