Pemprov Jateng Buka Beasiswa Ma'had Aly untuk 420 Santri, Bantuan Rp1 Juta per Semester

Penulis: Cahyo Wibowo  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:15:01 WIB
santri di Jawa Tengah menerima beasiswa Ma'had Aly senilai Rp1 juta per semester dari Pemprov Jateng.

SEMARANG — Sebanyak 420 santri di Jawa Tengah bakal menerima beasiswa Ma'had Aly dari pemerintah provinsi. Bantuan yang digulirkan melalui Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) ini menyasar santri di 25 pesantren yang tersebar di sejumlah kabupaten, mulai dari Rembang, Pati, Kudus, hingga Banyumas.

Ketua LFSP Prof Hasyim Muhammad mengatakan setiap penerima beasiswa mendapat bantuan Rp1 juta per semester. Dana tersebut dialokasikan untuk membayar uang kuliah tunggal (UKT) atau sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) di Ma'had Aly.

Bantuan Rp6 Juta untuk Enam Semester

Bantuan diberikan selama enam semester sehingga total yang diterima mencapai Rp6 juta selama masa pendidikan. Program ini dirancang untuk meringankan biaya santri yang menempuh pendidikan tinggi di pesantren.

"Bantuan Rp1 juta itu kalau mahasantri untuk UKT atau SPP," kata Hasyim di Semarang, Selasa.

Pesantren Obah: Bentuk Kepedulian Pemprov ke Pesantren

Beasiswa Ma'had Aly merupakan salah satu skema dalam program Pesantren Obah. Melalui program ini, Pemprov Jateng berupaya mengambil peran dalam pembinaan dan pengembangan pesantren di wilayahnya.

"Beasiswa kepada santri ini memang bagian dari bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada pesantren. Bagaimanapun pesantren ini adalah basis pendidikan yang sangat potensial di Jawa Tengah," ujarnya.

Jawa Tengah mencatatkan sekitar 5.500 pondok pesantren yang terdaftar. Jumlah itu menjadikan provinsi ini salah satu kantong pendidikan pesantren terbesar di Indonesia.

Pendaftaran Online hingga 24 September 2026

Pendaftaran beasiswa dilakukan secara daring melalui platform yang disediakan Pemprov Jateng. Sosialisasi digelar secara online dan luring dengan menggandeng perguruan tinggi serta Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI).

Pesantren yang masuk dalam daftar penerima tersebar di sejumlah daerah, antara lain Sarang, Kragan, Kajen, Tegal, Brebes, Purworejo, Wonosobo, dan Semarang.

Setelah proses seleksi selesai, penerima beasiswa dijadwalkan mendapat pembekalan pada 22 Oktober 2026. Waktu tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Santri.

Sejak dibentuk pada November 2025, LFSP mendapat mandat dari Pemprov Jateng untuk menjalankan seleksi beasiswa santri dan pengasuh pesantren.

Reporter: Cahyo Wibowo
Sumber: jateng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top