Desil adalah pengelompokan tingkat kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Pemerintah memakai data ini untuk menentukan penerima bantuan sosial seperti PKH dan BPNT.
Desil terbagi menjadi 10 kelompok, dari desil 1 (terendah) hingga desil 10 (tertinggi). Kelompok desil 1-4 biasanya menjadi prioritas penerima bansos.
Jika kondisi ekonomi keluarga berubah, misalnya kehilangan pekerjaan, penghasilan menurun, atau jumlah anggota keluarga bertambah, Anda bisa mengajukan pembaruan data. Data DTSEN bersifat dinamis, sehingga perubahan desil bisa terjadi seiring perubahan kondisi.
Namun, perubahan tidak langsung berlaku. Proses verifikasi dan validasi oleh pemerintah harus dilalui terlebih dahulu.
Menggunakan aplikasi resmi Cek Bansos Kemensos adalah cara paling praktis. Berikut langkahnya:
Setelah dikirim, sistem menerima pengajuan dan menunggu verifikasi lanjutan.
Kemensos akan melakukan verifikasi lapangan dan data secara bertahap. Setelah terverifikasi, BPS memproses pemeringkatan desil. Hasilnya bisa berupa perubahan atau tetap.
Status pengajuan bisa dicek lewat aplikasi Cek Bansos dengan memasukkan NIK dan kode captcha yang benar.
Jika lebih nyaman offline, kunjungi kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial setempat. Bawa KTP dan KK, lalu sampaikan permohonan ke petugas.
Petugas akan mengecek data lewat SIKS-NG dan memproses pengajuan. Setelah survei lapangan, status desil diperbarui jika sesuai.
Perubahan desil tidak terjadi otomatis. Anda harus melewati proses verifikasi dan validasi. Pastikan data yang diajukan benar dan pantau terus status lewat kanal resmi Kemensos.
Ya, pengajuan bisa dilakukan kapan saja, tetapi proses verifikasi dan validasi membutuhkan waktu.
Tidak ada waktu pasti, tergantung jadwal verifikasi lapangan dan pemrosesan data oleh BPS.
Bawa KTP, Kartu Keluarga, dan dokumen pendukung lain seperti foto rumah jika diminta petugas.
Gunakan aplikasi Cek Bansos dengan login memakai NIK, lalu cek menu terkait pengajuan.