SEMARANG — Antusiasme pencari kerja masih tinggi terhadap bursa kerja tatap muka. Hal itu terlihat dari padatnya pengunjung yang hadir pada hari pertama job fair, baik yang membawa berkas lamaran lengkap maupun sekadar mencari informasi perusahaan.
Kepala Disnakertrans Jateng Ahmad Aziz mengatakan, setidaknya 5.800 pencari kerja telah mendaftar melalui aplikasi milik dinas. Meski begitu, ia menegaskan bahwa interaksi langsung tetap menjadi daya tarik utama.
"Berdasarkan pengalaman selama ini, 'job fair' yang konvensional atau 'offline' seperti ini masih banyak diminati. Mereka bisa bertemu langsung dengan pihak perusahaan, mendalami kondisi kerjanya seperti apa, jabatannya seperti apa, dan lain sebagainya," katanya di Semarang, Kamis.
Sebanyak 40 perusahaan menempati stan yang tersedia. Ditambah PT Kawasan Industri Kendal yang hadir membawa delapan perusahaan, total perusahaan yang membuka kesempatan kerja mencapai 48.
Lowongan yang ditawarkan berasal dari beragam sektor. Mulai dari manufaktur, agrikultur dan alat berat, industri makanan dan jamu, kesehatan dan farmasi, keuangan, pariwisata dan perhotelan, hingga ritel.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menilai job fair menjadi jembatan antara kebutuhan perusahaan dan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan. Kegiatan ini memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak.
"Di satu sisi perusahaan bisa mendapatkan tenaga kerja profesional. Di sisi lain, masyarakat bisa tertampung dari mana pun asalnya. Namun, yang terpenting adalah profesional," ujarnya.
Menurutnya, peluang kerja di Jateng masih terbuka lebar. Namun, kompetensi pencari kerja harus terus ditingkatkan agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Job fair kali ini juga semakin inklusif. Sejumlah lowongan telah dikurasi dan secara khusus dapat dilamar oleh pencari kerja penyandang disabilitas.
Seorang penyandang tunarungu asal Jawa Barat, Sifa, mengaku datang setelah mengetahui informasi job fair melalui Instagram. Ia telah menyerahkan berkas lamaran kepada tiga perusahaan.
"Saya merasa bahagia. Acara seperti ini bisa memberikan informasi kepada teman-teman disabilitas," katanya.