Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mewisuda 2.016 lulusan di kampus setempat, Sabtu. Dari total tersebut, 1.898 orang menyandang gelar sarjana, 72 magister, dan 46 doktor. Rata-rata IPK seluruh lulusan memuaskan dan berpredikat cumlaude.
SEMARANG — Sebanyak 2.016 lulusan UIN Walisongo Semarang resmi dilepas dalam prosesi wisuda di kampus setempat, Sabtu. Mayoritas dari mereka adalah lulusan sarjana, yakni 1.898 orang. Sisanya terdiri atas 72 magister dan 46 doktor.
Rektor UIN Walisongo Semarang Musahadi menyebut capaian akademik periode ini membanggakan. Rata-rata IPK tertinggi justru diraih lulusan magister dengan angka 3,77. Disusul doktor 3,76 dan sarjana 3,72.
Musahadi menegaskan wisuda bukanlah akhir proses belajar. Ia memaknai hari tersebut sebagai titik awal para alumni mengabdikan diri di tengah masyarakat.
"Hari ini bukanlah garis akhir perjalanan, melainkan pintu gerbang menuju babak baru kehidupan," katanya di Semarang, Sabtu.
Menurut dia, ijazah yang diterima para wisudawan bukan sekadar bukti otentik penyelesaian pendidikan tinggi. Lebih dari itu, ijazah menjadi amanah untuk membawa ilmu, nilai, dan integritas ke tengah masyarakat.
Di balik toga yang dikenakan para lulusan, Musahadi mengingatkan adanya doa, peluh orang tua, dan air mata perjuangan. Ia berharap para alumni tidak melupakan jasa keluarga yang mendukung mereka.
UIN Walisongo Semarang saat ini mengelola 55 program studi. Sejak berdiri pada 1970, kampus tersebut telah melahirkan total 64.528 lulusan, dari jenjang doktor, magister, sarjana, hingga ahli madya.