SOLO — Kepala LKBN ANTARA Biro Jawa Tengah Teguh Imam Wibowo menyatakan pelatihan ini menyasar peningkatan kualitas konten media mahasiswa tanpa meninggalkan kaidah dasar jurnalistik. Enam LPM di UNS dilibatkan dalam kegiatan yang berlangsung di kampus setempat.
"Kegiatan ini dilakukan untuk memacu peningkatan kualitas konten media mahasiswa tanpa mengesampingkan etika serta aturan hukum yang berlaku," ujar Teguh.
Program pelatihan merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perum LKBN ANTARA. UNS menjadi kampus keempat yang dikunjungi tahun ini, setelah Universitas Tanjungpura Pontianak, Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, dan Universitas Halu Oleo Kendari.
"Secara keseluruhan, ini merupakan bagian dari target tahunan Kantor Berita ANTARA dalam pengembangan Lembaga Pers Mahasiswa," kata Teguh.
Dalam materinya, Teguh mengingatkan mahasiswa agar tetap memegang teguh kode etik jurnalistik dan norma hukum saat memproduksi hingga menyebarkan konten. Penekanan itu berlaku baik untuk media massa maupun media sosial.
"Harapannya LPM dapat semakin meningkatkan kualitas dalam pembuatan konten serta menyampaikan berbagai isu. Namun, tak lupa kami tekankan agar tidak melupakan etika, kode etik, dan aturan-aturan hukum yang berkaitan dengan pemuatan konten," tegasnya.
Ia berharap ke depan LPM mampu menghasilkan produk jurnalistik dan konten digital yang tidak hanya menarik, tetapi juga informatif dan menginspirasi. Isu yang diangkat diharapkan mencakup dinamika kampus hingga isu strategis sosial, ekonomi, dan politik.
Materi pelatihan disampaikan langsung oleh pewarta ANTARA TV Denik Apriyani. Sementara Manajer TJSL dan Komunikasi LKBN ANTARA Fransisca Vena Apriliana turut memperkenalkan profil dan peran LKBN ANTARA kepada mahasiswa.
Dekan FISIP UNS Dr. Didik Gunawan Suharto menyambut baik kolaborasi ini. Ia menyebut dunia jurnalistik dan komunikasi sudah menjadi bagian kuat di lingkungan FISIP UNS.
"Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi para peserta dari LPM. Di FISIP UNS sendiri, program studi Komunikasi sudah lengkap mulai dari jenjang S1, S2 yang terakreditasi Unggul, hingga S3. Bahkan pembina LPM di sini dipimpin langsung oleh Kaprodi S3 Ilmu Komunikasi," jelas Didik.
Didik juga menyampaikan bahwa setiap ormawa dan UKM di FISIP didampingi dosen pembina agar program berjalan terarah dan berkelanjutan. Pihak kampus menyatakan terbuka untuk kerja sama strategis lanjutan bersama LKBN ANTARA.