WONOGIRI — Camat Purwantoro Khamid Wijaya membenarkan bahwa Moko merupakan warganya yang bekerja di kapal rute Surabaya-Banjarmasin tersebut. Hingga Kamis (17/9/2026), namanya masih masuk daftar pencarian tim SAR gabungan.
"Iya, benar. Moko merupakan warga Purwantoro dan bekerja sebagai ABK di Kapal Virgo Transport 8. Sampai sekarang masih dalam pencarian," kata Khamid Wijaya.
KM Virgo Transport 8 berangkat dari Pelabuhan Surabaya pada Sabtu (12/9/2026) pukul 06.52 waktu setempat. Kapal mengangkut 243 orang dalam manifes, termasuk kru, penumpang, sopir, dan kernet, serta puluhan kendaraan.
Kecelakaan terjadi pada Minggu (13/9/2026) dini hari saat kapal melanjutkan perjalanan menuju Banjarmasin. Sekitar pukul 02.00 waktu setempat, kapal mengalami listing atau kemiringan lalu kehilangan kontak.
Basarnas menyampaikan adanya hantaman ombak dari sisi lambung kanan yang memicu kemiringan kapal. Sejumlah laporan menyebut kapal sebelumnya menghadapi cuaca buruk, namun penyebab pasti masih dalam proses investigasi.
Akmal, ABK yang berhasil dievakuasi, mengaku terbangun dalam kondisi kapal sudah miring. "Saya lagi tidur, pas bangun kapal sudah miring. Saya lari ke kamar, ambil pelampung, terus lompat ke laut," kata dia.
Hingga hari keempat operasi, Rabu (16/9/2026), Basarnas menyatakan belum ada tambahan korban yang berhasil ditemukan. Sebanyak 108 orang berhasil diselamatkan dan enam orang dinyatakan meninggal dunia.
Sisa 129 orang masih dalam pencarian. Kondisi bangkai kapal yang berada dalam posisi terbalik serta arus laut mencapai 6,8 knot menjadi kendala utama bagi penyelam.
Area pencarian diperluas hingga sekitar 6.120 mil laut persegi. Operasi melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, dan BNPB, dilakukan dari laut dan udara.
Bangkai KM Virgo Transport 8 dilaporkan bergeser mengikuti arus laut. Posisi kapal yang terbalik menyulitkan pencarian korban di bagian dalam karena menyangkut keselamatan penyelam.
Pemerintah memastikan pencarian terus dioptimalkan. Presiden Prabowo Subianto meminta penanganan kecelakaan KM Virgo Transport 8 dilakukan secara serius dan investigasi terhadap insiden tersebut berjalan mendalam dan objektif.
Di Dusun Sidowayah, Desa Ploso, Moko bukan hanya seorang ABK. Ia merupakan suami dan ayah dari dua anak yang kini menunggu kabar dari laut.
Harapan keluarga sederhana: Moko ditemukan dalam kondisi selamat. Sementara tim SAR gabungan melanjutkan pencarian terhadap 129 orang yang hingga perkembangan terakhir masih dinyatakan belum ditemukan.