Nobar Timnas Indonesia di Gubernuran Jateng Berakhir Pesta Rakyat, Makanan Gratis Ludes Diserbu Ribuan Warga

Penulis: Budi Santoso  •  Sabtu, 26 September 2026 | 10:32:01 WIB
Ribuan warga memadati halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah untuk menonton bareng Timnas Indonesia melawan Singapura.

SEMARANG — Nobar di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah itu digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai ruang berkumpul warga, bukan sekadar menonton pertandingan. Sejak kick-off, masyarakat dari berbagai kalangan memadati lokasi. Kehadiran kelompok suporter Ultras Garuda Semarang menambah riuh suasana.

Yel-yel dan teriakan dukungan menggema sepanjang laga. Atmosfernya disebut tak kalah meriah dengan dukungan langsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, tempat pertandingan berlangsung.

Gol Ragnar Oratmangoen dan Penalti Ole Romeny Pecahkan Sorak

Sorak penonton pecah pada menit ke-13. Ragnar Oratmangoen membobol gawang Singapura lewat penyelesaian apik setelah menerima umpan silang Like Vickery.

Euforia kembali membuncah pada menit ke-73. Ole Romeny menggandakan keunggulan Indonesia menjadi 2-0 melalui tendangan penalti yang tak mampu dihalau kiper Singapura.

Gubernur Ahmad Luthfi: Kantor Gubernur adalah Rumah Rakyat

Di tengah kemeriahan, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi datang menyapa masyarakat dan berbaur dengan penonton. Ia menegaskan kegiatan nobar bukan sekadar ajang menyaksikan pertandingan sepak bola, melainkan ruang mempererat kebersamaan warga.

"Malam ini kita bersama-sama di sini memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia. Sementara timnas berhasil unggul dari Singapura," ujar Ahmad Luthfi.

"Kantor Gubernur adalah rumah rakyat sehingga siapapun boleh datang dan boleh nonton untuk memberikan suatu motivasi bahwa inilah kebersamaan Provinsi Jawa Tengah," jelasnya.

Bakso, Soto, hingga Angkringan Disajikan Gratis

Warga yang hadir tak hanya menonton. Panitia menyediakan camilan dan makanan secara cuma-cuma, mulai dari bakso, soto, nasi angkringan, gorengan, hingga berbagai minuman.

Taufik, warga Candisari, Kota Semarang, mengaku terhibur dengan kegiatan yang digelar Pemprov Jawa Tengah. Ia berharap nobar serupa digelar rutin setiap kali Timnas Indonesia bertanding.

"Nonton bareng ini sangat menghibur karena di Semarang nonton timnas itu jarang ada nobar. Kalau bisa dilaksanakan terus tiap timnas main. Kita bisa silaturahmi dan kumpul bareng mendukung timnas," ujarnya.

Datang bersama sang istri, Taufik optimistis Timnas Indonesia mampu melangkah jauh di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Ia juga berharap penampilan skuad Garuda dapat meningkatkan peringkat Indonesia di FIFA.

"Timnas harus optimis. Ini kesempatan kita naik peringkat FIFA," katanya.

Pedagang UMKM Kebanjiran Pembeli

Rafel, yang datang bersama beberapa temannya, menilai nobar di gubernuran lebih seru ketimbang menonton sendirian di rumah. Ia menyebut suasana terasa seperti di stadion karena ada tetabuhan dan yel-yel.

"Jelas enak nonton di sini. Kalau di rumah nonton sendiri, kurang asyik. Kalau bareng-bareng gini kan lebih seru. Apalagi ada tetabuhan dan yel-yel, kayak di stadion," ungkapnya.

Nadindra, salah satu temannya, mengacungi jempol atas makanan dan minuman gratis yang disediakan. Menurutnya, suasana itu memberi pengalaman berbeda bagi warga yang ingin berkumpul.

"Kalau di cafe kan bayar, di sini gratis. Enak-enak jajannya. Semoga sering diadakan nobar kayak gini. Biar nongkrongnya bisa pindah di kantor gubernur," katanya.

Beberapa pemilik UMKM makanan yang dilibatkan dalam acara itu mengaku dagangannya ludes. Mereka senang bisa melayani masyarakat yang meminta makan dan minum sepanjang pertandingan.

Kemenangan atas Singapura pada laga pembuka menjadi momentum bagi warga Jawa Tengah untuk terus mendukung Timnas Indonesia. Sepak bola malam itu jadi alasan ribuan orang berkumpul di halaman kantor gubernur.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: suarabaru.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top