JAWA TENGAH — BYD memastikan sedan listrik flagship Great Han EV meluncur 13 Oktober mendatang dengan jangkauan CLTC hingga 1.008 km dari baterai Blade Battery 2.0. Pre-order sudah dibuka sejak 21 Agustus di Chengdu Auto Show, mulai 249.900 yuan atau sekitar US$37.200. Sedan ini menjadi model D-segment pertama BYD di keluarga Dynasty.
Great Han EV pertama kali muncul dalam daftar kendaraan energi baru yang disetujui Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China (MIIT) pada Juni lalu. Kemunculan itu memberi gambaran awal soal dimensi dan spesifikasi sebelum resmi dipamerkan.
BYD menawarkan Great Han EV dalam tiga varian yang mencakup penggerak roda belakang dan semua roda. Dua varian RWD tersedia dalam trim Premium dan Flagship.
Seluruh varian memakai Blade Battery 2.0 yang diklaim mampu mengisi daya dari 10% ke 70% dalam 5 menit lewat teknologi Flash Charging 1.500 kW. Pengisian penuh dari 10% ke 97% disebut hanya butuh 9 menit.
Dari sisi ukuran, Great Han EV memiliki panjang 5.256 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.510 mm, dan wheelbase 3.130 mm. Angka itu membuatnya lebih besar dari Tesla Model S maupun Lucid Air, dan mendekati Mercedes S-Class versi long wheelbase.
BYD menyebut sedan ini dibekali fitur premium sebagai standar, termasuk suspensi udara dual-chamber DiSus-A, rear-wheel steering, dan kursi depan zero-gravity. Fitur itu sebelumnya juga disematkan pada SUV flagship Great Tang.
Semua varian Great Han EV mengandalkan sistem smart driving God's Eye B. Sistem ini menyediakan fitur ADAS seperti Navigation on Autopilot dan remote parking, yang memungkinkan pengemudi memarkir kendaraan dari luar mobil.
Peluncuran Great Han EV menjadi bagian dari dorongan BYD ke segmen atas setelah Great Tang SUV dan sejumlah model di bawah merek premium Denza. Langkah ini menandai ambisi pabrikan asal Shenzhen tersebut bersaing di kelas sedan listrik mewah.
Untuk pasar Indonesia, BYD belum memberikan keterangan resmi soal kemungkinan pemasaran Great Han EV. Konsumen Tanah Air saat ini masih menantikan kehadiran model-model baru BYD di segmen yang lebih tinggi.